Gubernur Khofifah Indar Parawansa Resmikan Fasilitas Belajar di SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi
- account_circle Banyuwangi1tv
- calendar_month Ming, 1 Mar 2026
- comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meresmikan sejumlah sarana dan prasarana baru di SMAN 2 Taruna Bhayangkara Banyuwangi (Smadatara), Sabtu (28/2/2026), dalam rangka kunjungan kerjanya ke Banyuwangi.
Peresmian tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi dan revitalisasi 28 sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB negeri maupun swasta di Banyuwangi yang digulirkan Pemprov Jatim.
Turut hadir dalam kegiatan itu Kapolda Jatim Irjen Pol. Nanang Avianto, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol. Dr. Rofiq Ripto Himawan, serta jajaran Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Banyuwangi.
Di Smadatara, fasilitas yang diresmikan meliputi tempat ibadah umat Hindu, gereja, griya belajar, area gym, barbershop, serta berbagai sarana penunjang lainnya.
“Fasilitas ini diharapkan mampu memperkuat proses pembelajaran secara holistik, tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga spiritual, fisik, dan keterampilan hidup,” ujar Khofifah.
Menurutnya, Smadatara memiliki peran strategis sebagai pusat pembentukan karakter generasi muda. “Smadatara adalah tempat menyiapkan penerus bangsa, generasi emas yang akan menjadi corong bangsa di masa depan,” tegasnya.
Bupati Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemprov Jatim terhadap dunia pendidikan di Banyuwangi. Ia menilai tambahan sarana tersebut akan memperkuat komitmen sekolah dalam mencetak lulusan unggul dan berkarakter.
“Fasilitas baru ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik, sehingga para taruna pelajar dapat berkembang secara optimal,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Aries Agung Paewai menjelaskan, peresmian fasilitas di SMA 2 Nusantara tersebut merupakan bagian dari program rehabilitasi dan revitalisasi SMA, SMK, dan SLB di wilayah Banyuwangi dan Situbondo.
Di Banyuwangi, terdapat 11 SMA, 9 SMK, dan 8 SLB yang direhabilitasi dan direvitalisasi.
“Total ada 28 lembaga sekolah di Banyuwangi yang direhabilitasi dan direvitalisasi dengan anggaran Rp30 miliar,” jelasnya.





- Penulis: Banyuwangi1tv
- Editor: Haya


Saat ini belum ada komentar