Pemkab dan DPRD Seruyan Kalteng Belajar Strategi Pengembangan Daerah ke Banyuwangi
- account_circle Banyuwangi1tv
- calendar_month Rab, 11 Feb 2026
- comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Berbagai inovasi yang dikembangkan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi kembali menarik perhatian daerah lain. Kali ini, Bupati Seruyan, Kalimantan Tengah, Ahmad Selanorwanda, datang langsung bersama jajaran untuk mempelajari strategi pengembangan daerah yang diterapkan Banyuwangi.
“Kami melihat Banyuwangi sudah lebih advance. Kami datang memboyong jajaran untuk belajar banyak hal dari sini, utamanya terkait digitalisasi pelayanan publik,” ujar Ahmad saat bertemu Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Selasa (10/2/2026).
Ahmad hadir bersama Wakil Ketua DPRD serta para kepala OPD Kabupaten Seruyan. Selama dua hari, 10–11 Februari 2026, rombongan melakukan kunjungan ke sejumlah titik layanan publik dan berdiskusi dengan berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempelajari sistem yang diterapkan Banyuwangi.
Ahmad menjelaskan, Kabupaten Seruyan merupakan daerah hasil pemekaran dari Kabupaten Kotawaringin Timur pada 2002. Di usia yang relatif muda, Seruyan terus berupaya menggali dan mengoptimalkan potensi unggulan daerah.
“Selain digitalisasi layanan, kami juga ingin belajar bagaimana Banyuwangi mengembangkan pariwisata serta mempromosikan daya saing daerahnya, sehingga kami juga bisa maju seperti Banyuwangi,” ungkapnya.
Menurut Ahmad, Banyuwangi menjadi pilihan tepat sebagai lokasi studi tiru karena deretan prestasi yang diraih. Di antaranya, meraih predikat kabupaten terinovatif dalam Innovative Government Award selama delapan tahun berturut-turut (2018–2025), pemerintah daerah dengan indeks SPBE tertinggi se-Indonesia (2025), kabupaten pertama dengan nilai SAKIP AA (2024), serta TPID berkinerja terbaik wilayah Jawa-Bali selama empat tahun berturut-turut.
“Semua ilmu dari Banyuwangi akan kami adopsi dan terapkan untuk peningkatan kualitas pelayanan dan perekonomian Kabupaten Seruyan,” tegas Ahmad.
Sementara itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa Banyuwangi juga terus berproses dan berbenah. Menurutnya, setiap daerah memiliki potensi dan tantangan yang berbeda.
“Silakan menerapkan apa yang kira-kira cocok. Semoga setelah kembali, banyak hal yang bisa dilakukan untuk percepatan pembangunan Seruyan,” kata Ipuk.
Ipuk menambahkan, berbagai program di Banyuwangi dijalankan secara bertahap sesuai skala prioritas.
“Kami tidak melaksanakan banyak program secara bersamaan. Apalagi di tengah efisiensi anggaran seperti sekarang, semua dilakukan bertahap dengan semangat kebersamaan banyak pihak,” pungkasnya.



- Penulis: Banyuwangi1tv
- Editor: Haya


Saat ini belum ada komentar