Sekolah Rakyat Berstandar Internasional Berkapasitas 1.000 Siswa Mulai Dibangun di Banyuwangi
- account_circle Banyuwangi1tv
- calendar_month Kam, 22 Jan 2026
- comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat berstandar internasional dengan kapasitas hingga 1.000 siswa mulai dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi. Sekolah yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
Pembangunan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di atas lahan seluas 7 hektare yang disediakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, berlokasi di Desa Blambangan, Kecamatan Muncar.
“Alhamdulillah, pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Banyuwangi sudah dimulai. Sekolah ini berstandar internasional dan kami berharap pembangunannya berjalan lancar,” ujar Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Kamis (24/1/2026).
Sekolah tersebut dirancang dengan standar internasional, mengedepankan konsep bangunan sehat dan nyaman, ramah lingkungan, serta terintegrasi dengan teknologi untuk mendukung praktik pendidikan yang inovatif. Desain arsitekturnya juga akan mengakomodasi kekhasan budaya Banyuwangi.
Berbagai fasilitas akan dibangun, di antaranya gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama putra dan putri di tiap jenjang, asrama guru, fasilitas olahraga seperti lapangan sepak bola, basket, dan atletik, serta gedung ibadah dan aula.
“Targetnya selesai pada Agustus tahun ini. Nantinya seluruh siswa yang saat ini menempati sekolah sementara akan dipindahkan ke lokasi ini. Semoga anak-anak semakin betah dan semangat belajar karena sekolah dirancang aman, nyaman, dan fasilitasnya lengkap,” kata Ipuk.
Saat ini, Banyuwangi telah memiliki dua Sekolah Rakyat yang masih menempati bangunan sementara. Pertama, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 (SRT 2) yang berlokasi di Gedung Balai Diklat PNS Kecamatan Licin dan telah beroperasi sejak Juli 2025 dengan jumlah 125 siswa jenjang SD hingga SMA.
Kedua, Sekolah Rakyat Terintegrasi 46 (SRT 46) yang berada di kompleks Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kecamatan Muncar. Sekolah ini diresmikan pada September 2025 dan saat ini menampung 73 siswa dari jenjang SD hingga SMA.
Plt Kepala Dinas PU Cipta Karya, Perumahan, dan Permukiman (CKPP) Banyuwangi, Suyanto Waspo Tondo, menegaskan bahwa pembangunan sekolah ini mengutamakan aspek keselamatan, kesehatan, kenyamanan, dan kemudahan akses.
“Nantinya bangunan sekolah untuk SD, SMP, dan SMA dibuat terpisah. Begitu pula asrama siswa putra dan putri, serta asrama guru,” ujar Suyanto yang akrab disapa Yayan.
Selain itu, sekolah ini juga akan dilengkapi fasilitas olahraga berupa lapangan sepak bola, lapangan basket, jogging track, serta fasilitas pendukung lainnya.







- Penulis: Banyuwangi1tv
- Editor: Haya


Saat ini belum ada komentar