Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Otomotif » Begini Cara Mengidentifikasi Oli Mesin Palsu

Begini Cara Mengidentifikasi Oli Mesin Palsu

  • account_circle Banyuwangi1tv
  • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
  • comment 0 komentar

Jangan Tergiur Harga Murah

Pelumas atau oli mesin sepeda motor yang beredar di pasaran cukup banyak jenis dan mereknya. Kondisi inipun dimanfaatkan oknum tak bertanggung jawab untuk meraup keuntungan dengan menjual oli palsu yang spesifikasinya tidak sesuai aslinya.

Disitat dari laman resmi Federal Oil, bila menggunakan oli mesin yang tidak sesuai dengan spesifikasi dalam jangka panjang dapat merusak mesin motor.

Akibatnya, biaya perawatan jadi lebih mahal. Oleh karena itu jangan tertipu dengan harga oli yang murah, harus dilihat spesifikasi dan juga standarisasinya.

Berikut ini cara mengetahui ciri oli tidak sesuai spesifikasi yang bisa merusak mesin motor kesayangan:

Ciri-ciri oli mesin yang tidak sesuai spesifikasi yang sering ditemui secara kasat mata, jauh perbedaannya dari oli asli.

Oli ini jika sudah dituangkan ke dalam mesin, dapat dilihat langsung dibagian bawah dalam botol akan ada endapan hitam, hal ini karena hasil penyulingan oli tidak sesuai standar biasanya tidak akan sejernih oli yang asli.

Kemudian, secara aroma atau baunya juga berbeda dengan oli yang asli, oli jenis ini jika diendus akan berbau sangit seperti habis terbakar.

Dampak dari oli yang tidak sesuai standar ini jika digunakan secara terus menerus bisa merusak mesin, sirkulasi olinya jadi tidak normal, bisa mampet di pompa oli.

Karena jika sedikit saja ada kotoran masuk ke pompa oli, itu bisa membuat oli tersendat sirkulasinya,

Kotoran yang mungkin terdapat pada oli palsu dapat membuat sirkulasi oli pada dinding silinder akan terhambat dan membuat dinding silinder menjadi kering.

Saat ini, teknik pemalsuan sudah makin canggih, risiko-risiko seperti ini bisa saja kita alami sendiri. Maka dari itu pengetahuan akan pengenalan beda oli tidak sesuai standar untuk sepeda motor dan asli sangat diperlukan.

  • Penulis: Banyuwangi1tv

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemecah Batu di Songgon Diduga Hanyut Terseret Arus Sungai Badeng

    Pemecah Batu di Songgon Diduga Hanyut Terseret Arus Sungai Badeng

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Seorang pemecah batu di Kecamatan Songgon, Banyuwangi, diduga hanyut terseret arus Sungai Badeng pada Jumat (5/12) siang. Korban diketahui bernama Ponirin (50), warga Dusun Sumberagung, Desa Sumberbulu. Insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, ketika debit air Sungai Badeng tiba-tiba meningkat akibat hujan deras yang mengguyur kawasan hulu sejak pukul 13.00 WIB. Saat peristiwa […]

  • STIB Banyuwangi Diusulkan Menjadi Universitas Islam Dr. Sumarno (UNISMAR) Banyuwangi

    STIB Banyuwangi Diusulkan Menjadi Universitas Islam Dr. Sumarno (UNISMAR) Banyuwangi

    • calendar_month Jum, 25 Apr 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Sekolah Tinggi Islam Blambangan (STIB) Banyuwangi, Jawa Timur, tengah memasuki babak baru dalam perjalanannya. Kampus yang telah berdiri sejak 2004 ini sedang dalam proses perubahan status menjadi universitas, dengan nama yang diusulkan: Universitas Islam Dr. Sumarno (UNISMAR) Banyuwangi. Sebagai bentuk komitmen dalam proses ini, Yayasan Puspa Dunia menyerahkan proposal pengajuan alih status serta […]

  • Tak Maju Konfercab PCNU Banyuwangi, Gus Makki Tegaskan Dukung Rais dan Ketua Terpilih photo_camera 5

    Tak Maju Konfercab PCNU Banyuwangi, Gus Makki Tegaskan Dukung Rais dan Ketua Terpilih

    • calendar_month Sel, 6 Jan 2026
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Sehari menjelang pelaksanaan Konferensi Cabang (Konfercab) XIV PCNU Banyuwangi, Ketua Tanfidziyah PCNU Banyuwangi periode 2018–2023, KH Mohammad Ali Makki Zaini atau Gus Makki, menyatakan tidak akan mencalonkan diri kembali sebagai Ketua Tanfidziyah. Pernyataan tersebut disampaikan Gus Makki di kediamannya di Pondok Pesantren Bahrul Hidayah, Dusun Rayud, Desa Parijatah Kulon, Kecamatan Srono, Selasa (6/1/2026). […]

  • Bocah Dibawah Umur di Kalibaru Banyuwangi Diduga Jadi Korban Asusila dan Pembunuhan

    Bocah Dibawah Umur di Kalibaru Banyuwangi Diduga Jadi Korban Asusila dan Pembunuhan

    • calendar_month Rab, 13 Nov 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Kejahatan yang menggemparkan warga dan mengguncang nurani kembali terjadi di Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru, Banyuwangi,Jawa Timur. Korban yang diketahui masih duduk di kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI), ditemukan oleh warga setempat dalam kondisi yang mengenaskan pada Rabu tanggal 13 Nopember 2024. Saat ditemukan, bocah malang ini masih berjuang untuk bertahan hidup, tetapi takdir […]

  • Jelang 16 Besar, Berikut Klasemen Persewangi KU16

    Jelang 16 Besar, Berikut Klasemen Persewangi KU16

    • calendar_month Sel, 10 Des 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Putaran grup kompetisi sepak bola usia 16 tahun Persewangi CUP nyaris selesai. Beberapa klub Sekolah Sepak Bola (SSB) sudah hampir memastikan tiket mereka untuk bisa lolos ke babak 16 besar yang akan mulai diputar pada Kamis (12/12/2024) di Lapangan Watukebo dan Lapangan Cluring  dan Lapangan Watukebo. Pertandingan yang diikuti 30 SSB di Banyuwangi […]

  • Endhog-endhogan, Tradisi Warga Banyuwangi Peringati Maulid Nabi

    Endhog-endhogan, Tradisi Warga Banyuwangi Peringati Maulid Nabi

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, hampir di seluruh desa di Banyuwangi menggelar tradisi endhog-endhogan. Seperti yang terlihat di Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Senin (16/9/2024). Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama ribuan warga tampak mengikuti pawai endhogan-endhogan. Dalam tradisi ini, telur (endhog) rebus dihias dengan bunga kertas lalu ditancapkan di pohon pisang berhias (jodhang) serta […]

expand_less