Dorong Tata Kelola Udang, Kemenko Pangan Luncurkan Tim Perudangan Berkelanjutan di Banyuwangi
- account_circle Banyuwangi1tv
- calendar_month Kam, 11 Des 2025
- comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Kemenko Pangan bersama Konservasi Indonesia (KI) dan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi resmi membentuk Tim Pelaksana Budi Daya Udang Berkelanjutan. Inisiatif ini menjadi yang pertama di Indonesia dan ditujukan untuk memperkuat tata kelola serta meningkatkan daya saing sektor budi daya udang secara ramah lingkungan.
Pengumuman tim disampaikan Asisten Deputi Pengembangan Perikanan Budi Daya Kemenko Pangan, Cahyadi Rasyid, dalam lokakarya “Penguatan Transformasi Industri Budi Daya Udang Nasional” di Banyuwangi, Rabu (10/12/2025). Hadir pula Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, Senior Ocean Program Advisor KI Victor Nikijuluw, dan Ketua Shrimp Club Indonesia Prof. Andi Tamsil.
Cahyadi menjelaskan bahwa udang merupakan komoditas strategis nasional, namun sektor ini masih menghadapi sejumlah tantangan, seperti serangan penyakit, keterbatasan energi, hingga persoalan perizinan dan fluktuasi harga.
“Pembentukan tim ini menjadi model kolaborasi pertama di Indonesia untuk memperkuat tata kelola dan daya saing sektor udang,” ujarnya. Ia menilai Banyuwangi memiliki jejaring pembudi daya dan dukungan kelembagaan yang kuat, sehingga layak dijadikan percontohan nasional. Model serupa pun akan diajukan untuk diterapkan di tingkat nasional.

Tim dipimpin Dinas Perikanan Banyuwangi dengan struktur lintas institusi yang terbagi dalam delapan komisi, mulai dari konservasi, industri dan komunitas, rantai pasok, regulasi dan perizinan, SDM, kesejahteraan, teknologi dan inovasi budi daya, hingga edukasi dan pariwisata.
Senior Ocean Program Advisor KI Victor Nikijuluw menyebut pembentukan tim ini lahir dari riset dan pendampingan kepada petambak. “Diharapkan dapat meningkatkan produktivitas lokal sekaligus mendorong transformasi budi daya yang lebih efisien dan berkelanjutan,” katanya.
Wakil Bupati Mujiono menegaskan bahwa tim ini menjadi tonggak penting bagi tata kelola udang daerah. “Potensi Banyuwangi besar, tetapi membutuhkan arah yang jelas. Tim ini menyatukan seluruh pihak untuk merumuskan langkah terukur,” ujarnya.
Ia memastikan roadmap yang dihasilkan akan masuk ke dalam kebijakan daerah, seperti tata ruang pesisir, sistem perizinan, dan pengawasan mutu, guna memastikan produktivitas berjalan seiring dengan kelestarian.
“Peluncuran tim ini diharapkan menjadi model nasional perudangan modern yang adaptif dan berkelanjutan,” pungkas Mujiono.
- Penulis: Banyuwangi1tv
- Editor: Haya


Saat ini belum ada komentar