Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » DPRD Banyuwangi Evaluasi Efektivitas Perda untuk Optimalkan Pendapatan Asli Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat

DPRD Banyuwangi Evaluasi Efektivitas Perda untuk Optimalkan Pendapatan Asli Daerah dan Kesejahteraan Masyarakat

  • account_circle Banyuwangi1tv
  • calendar_month Jum, 9 Mei 2025
  • comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Dalam upaya memperkuat fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan tugas legislatif, DPRD Banyuwangi melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) melakukan evaluasi dan kajian terhadap efektivitas sejumlah produk peraturan daerah (Perda). Langkah ini bertujuan memastikan bahwa regulasi yang ada tetap relevan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Beberapa Perda yang menjadi fokus evaluasi antara lain:

  • Perda Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pendirian PT Bank Pembiayaan Rakyat Syariah Kabupaten Banyuwangi.

  • Perda Nomor 11 Tahun 2014 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat, yang telah mengalami perubahan terakhir melalui Perda Nomor 7 Tahun 2019.

  • Perda Nomor 7 Tahun 2017 tentang Wajib Belajar Madrasah Diniyah Takmiliyah.

  • Perda Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perlindungan Tanaman Kelapa.

  • Perda Nomor 12 Tahun 2015 tentang Pengawasan, Pengendalian, Peredaran, dan Penjualan Minuman Beralkohol, yang telah diubah dengan Perda Nomor 1 Tahun 2020.

Ketua Bapemperda DPRD Banyuwangi, Ahmad Masrohan, menyatakan bahwa evaluasi ini bertujuan untuk memastikan Perda tetap relevan, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta perkembangan hukum.

“DPRD bertanggung jawab untuk menganalisis dan mengevaluasi Perda yang telah ada, baik yang inisiatifnya berasal dari DPRD maupun dari pemerintah daerah, dan semangatnya adalah untuk meningkatkan PAD,” ucap Masrohan saat dikonfirmasi Kamis (8/05/2025).

Masrohan menambahkan bahwa hasil evaluasi dan kajian ini akan menjadi bahan rekomendasi bagi Bapemperda DPRD Banyuwangi dalam melakukan pembaharuan atau revisi terhadap Perda yang dinilai kurang efektif.

“Proses ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas tata kelola Pemerintahan Daerah dan menciptakan regulasi yang lebih akomodatif terhadap potensi pendapatan daerah,” tambahnya.

Salah satu Perda yang menjadi sorotan adalah Perda tentang pendirian PT BPR Syariah yang hingga kini belum terealisasi. Meskipun regulasi telah ada sejak 2015, implementasinya masih menghadapi kendala.

“Meski sudah ada regulasinya, pendirian BPR Syariah ini masih ada kendala sehingga kita bersama eksekutif akan kembali melakukan kajian lebih dalam,” jelasnya.

Evaluasi ini diharapkan dapat mengoptimalkan setiap peluang pendapatan daerah yang tersedia serta menghadirkan regulasi yang lebih tepat sasaran dalam mendukung peningkatan perekonomian dan pembangunan daerah.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, M. Yanuarto Bramuda, menyatakan bahwa pemerintah daerah sangat mendukung langkah Bapemperda DPRD dalam mengevaluasi beberapa Perda yang kurang efektif.

“Memang ada beberapa perda yang dihasilkan bersama dengan legislatif, implementasinya di lapangan kurang efisien dan efektif sehingga kita lakukan harmonisasi dan evaluasi bersama-sama,” ucapnya.

Bramuda mencontohkan Perda tentang pendirian BPR Syariah yang telah disahkan sejak 2015 namun belum terealisasi, sehingga perlu dilakukan kajian dan diskusi bersama untuk mengurai kendala yang menjadi penyebabnya.

“Tidak hanya perda pendirian BPR Syariah, produk hukum daerah tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat di Kabupaten Banyuwangi juga perlu dilakukan evaluasi,” ucapnya.

Menurutnya, ada beberapa hal yang perlu penguatan seperti peran Satpol PP dan sinergi antar SKPD, khususnya terkait dengan penegakan perda yang input akhirnya diharapkan bisa meningkatkan penerimaan PAD.

“Evaluasi Perda memang perlu dilakukan secara komprehensif dan berkelanjutan untuk memastikan bahwa regulasi daerah yang ada terus relevan dan efektif dalam mencapai tujuan peningkatan PAD,” pungkas Bramuda.**

  • Penulis: Banyuwangi1tv

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PT King Beton Nusantara Rutin Salurkan CSR untuk Warga Desa Gladag photo_camera 7

    PT King Beton Nusantara Rutin Salurkan CSR untuk Warga Desa Gladag

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2026
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – PT King Beton Nusantara secara konsisten menjalankan program Corporate Social Responsibility (CSR) atau Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bagi masyarakat di sekitar lokasi perusahaan, khususnya di Desa Gladag, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi. Program CSR tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan paket sembako yang meliputi beras, gula, minyak goreng, susu, dan mie instan. Bantuan ini […]

  • Alih-Alih Bantuan Uang, Perhiasan Milik Lansia di Wonoharjo Tanggamus Raib

    Alih-Alih Bantuan Uang, Perhiasan Milik Lansia di Wonoharjo Tanggamus Raib

    • calendar_month Jum, 4 Okt 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com — Kepala Pekon (Kakon) Wonoharjo, Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Daryanto mengunjungi dan memberikan santunan kepada Sanem (73), Korban Penipuan berkedok bantuan, hingga mengalami kerugian berkisar Sepuluh juta rupiah. Jumat, (4/10/2024). Sanem (73) warga Dusun 3, Pekon Wonoharjo. Lansia tersebut tinggal bersama suami, Sapon (64), di sebuah rumah yang cukup tua dan belum permanen. Demi […]

  • Hasil Sidang Isbat: Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran 2025 pada Senin, 31 Maret

    Hasil Sidang Isbat: Pemerintah Resmi Tetapkan Lebaran 2025 pada Senin, 31 Maret

    • calendar_month Ming, 30 Mar 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) secara resmi mengumumkan bahwa Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah akan dirayakan pada Senin, 31 Maret 2025. Keputusan ini disampaikan setelah berlangsungnya sidang isbat pada Sabtu, 29 Maret 2025. Menteri Agama Nasaruddin Umar mengungkapkan hasil sidang isbat tersebut dalam konferensi pers yang ditayangkan secara langsung melalui […]

  • Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi Kembali Raih Penghargaan Terbaik JDIH Award Jatim 2025

    Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi Kembali Raih Penghargaan Terbaik JDIH Award Jatim 2025

    • calendar_month Kam, 22 Mei 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Sekretariat DPRD Kabupaten Banyuwangi Kembali membuktikan prestasi kinerjanya dalam pengelolaan informasi hukum. Dalam ajang JDIH Award 2025, untuk kedua kalinya Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum (JDIH) Sekretariat DPRD Banyuwangi dinobatkan sebagai Pengelola JDIH terbaik II kategori Sekretariat DPRD Kabupaten/Kota se-Jawa Timur. Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Banyuwangi juga meraih penghargaan sebagai Pengelola JDIH […]

  • Banyuwangi Sambut Komandan Baru: Letkol Puji Santoso, Putra Asli Tegaldlimo Kini Pimpin Lanal

    Banyuwangi Sambut Komandan Baru: Letkol Puji Santoso, Putra Asli Tegaldlimo Kini Pimpin Lanal

    • calendar_month Sen, 14 Apr 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Kabar membanggakan datang dari dunia militer. Letkol Laut (P) Muhammad Puji Santoso, perwira menengah Angkatan Laut yang berasal dari Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, kini resmi menjabat sebagai Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Banyuwangi. Jabatan ini sebelumnya diemban oleh Letkol Laut (P) Hafidz, yang kini dipercaya mengisi posisi strategis sebagai Asops Danguskamla Koarmada II. […]

  • Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp 3,9 Triliun Sepanjang 2025, Menjangkau 80 Negara

    Nilai Ekspor Banyuwangi Tembus Rp 3,9 Triliun Sepanjang 2025, Menjangkau 80 Negara

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Kinerja ekspor produk unggulan Kabupaten Banyuwangi terus menunjukkan tren positif. Sepanjang tahun 2025, nilai ekspor daerah di ujung timur Pulau Jawa ini menembus 232 juta dolar AS atau setara Rp 3,9 triliun. Capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan tahun 2024 yang tercatat sebesar 196 juta dolar AS atau sekitar Rp 3,3 triliun. Secara persentase, […]

expand_less