Fokus Tingkatkan Daya Tawar Ikan Tangkapan Nelayan, Zulkifli Hasan Menko Pangan RI Tinjau Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Lateng Banyuwangi
- account_circle Banyuwangi1tv
- calendar_month 21 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Pada Kamis (14/5/2026) pagi,Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan lakukan kunjungan lapangan ke Kampung Nelayan Merah Putih di Kelurahan Lateng, Banyuwangi,Jawa Timur.
Dalam kunjungan tersebut, Menko Pangan didampingi Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono beserta jajaran terkait.
Setibanya di lokasi, Zulkifli Hasan meninjau sejumlah fasilitas Kampung Nelayan Merah Putih, di antaranya pabrik es portable yang disiapkan untuk mendukung aktivitas para nelayan. Setelah itu, ia menyapa ratusan nelayan yang telah menunggu kehadirannya.
Di hadapan para nelayan, Menko Pangan RI Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa pemerintah saat ini mulai memfokuskan perhatian pada sektor perikanan setelah sebelumnya berhasil meningkatkan produksi dan stabilitas harga gabah petani.
Menurutnya, salah satu persoalan utama yang dihadapi nelayan adalah rendahnya daya tawar saat hasil tangkapan dibawa ke darat. Ikan yang mudah rusak membuat nelayan kerap terpaksa menjual dengan harga rendah.
“Karena itu pemerintah membangun kampung nelayan seperti ini. Harus ada pabrik es, cold storage, tempat lelang, bengkel, hingga koperasi agar nelayan punya daya tawar yang lebih tinggi,” ujarnya.
Zulkifli menjelaskan, keberadaan cold storage memungkinkan nelayan menyimpan hasil tangkapan ketika harga pasar sedang turun. Bahkan, apabila hasil tangkapan belum terserap pasar, pemerintah menyiapkan skema penyerapan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG).
“Nanti ikan itu bisa dibeli oleh SPPG untuk program MBG. Jadi nelayan punya kepastian harga dan tidak terus-menerus dirugikan,” katanya.
Zulkifli juga menyebut pemerintah tengah menyiapkan sistem harga acuan untuk komoditas perikanan, seperti tongkol, cumi, hingga lemuru. Dengan adanya harga acuan tersebut, harga jual hasil tangkapan nelayan diharapkan memiliki batas minimal sehingga tidak merugikan nelayan.
“Kalau harga pasar turun di bawah harga acuan, koperasi yang akan membeli. Sama seperti gabah petani sekarang,” jelasnya.
Selain pembangunan fasilitas penyimpanan dan distribusi, pemerintah juga akan memperkuat koperasi nelayan yang nantinya terhubung dengan jaringan koperasi nasional. Menurutnya, langkah itu menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun ekosistem perikanan yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Di akhir acara usai kegiatan, Zulkifli Hasan kembali menegaskan pentingnya meningkatkan kesejahteraan nelayan melalui kepastian harga dan dukungan sarana penyimpanan hasil tangkapan.**
- Penulis: Banyuwangi1tv


Saat ini belum ada komentar