Jelang Arus Mudik, Nasim Khan Cek Layanan Penyeberangan Ketapang-Gilimanuk
- account_circle Haya
- calendar_month Ming, 15 Mar 2026
- comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, Nasim Khan, melakukan kunjungan kerja perorangan ke Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Minggu (15/3/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan layanan penyeberangan menjelang arus mudik Lebaran 2026.
Sebelum meninjau Pelabuhan Ketapang, Nasim Khan terlebih dahulu mengunjungi sejumlah fasilitas transportasi dan layanan publik di Banyuwangi, termasuk Bandara Banyuwangi dan kawasan wisata Grand Watu Dodol yang menjadi titik layanan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) milik PLN.
Nasim Khan menyampaikan bahwa secara umum kesiapan layanan di Pelabuhan Ketapang dinilai baik, mulai dari aspek keamanan, kenyamanan hingga kebersihan fasilitas bagi para penumpang.
“Alhamdulillah, kunjungan hari ini kebetulan di daerah pilihan saya yaitu Banyuwangi, Situbondo, Bondowoso. Sebelumnya kita sudah ke Angkasa Pura Bandara Banyuwangi, juga bagus, luar biasa persiapannya di Green Airport Banyuwangi. Dan saat ini kita juga ada di ASDP Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi,” ujar Nasim Khan.
Menurut Nasim Khan, kondisi pelabuhan yang aman, rapi dan nyaman menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran arus penyeberangan, khususnya saat terjadi lonjakan penumpang menjelang musim mudik.
“Kita bisa lihat sama-sama tadi luar biasa, safe, nyaman, rapi dan bersih. Ini yang kita harapkan,” katanya.
Nasim Khan juga menanggapi isu terkait gangguan operasional kapal yang sempat terjadi beberapa waktu lalu. Nasim Khan menilai kejadian tersebut merupakan insiden kecil yang dapat segera ditangani.
“Memang sempat ada isu kapal lambat dan sebagainya, tapi itu hanya insiden kecil saja. Hanya beberapa jam penghentian untuk perbaikan dan dalam dua hari sudah kembali berjalan normal,” jelas Nasim Khan.
Nasim Khan berharap manajemen ASDP dapat terus meningkatkan pengawasan operasional guna mencegah terjadinya persoalan serupa di masa mendatang, termasuk pengawasan terhadap potensi penumpang ilegal.
“Ke depan tentu harus ada controlling yang lebih maksimal, termasuk terkait penumpang gelap dan lain-lain. Itu harus menjadi kerja sama antara ASDP dengan pemilik kapal, kapten kapal maupun manajemen operator,” ujar Nasim Khan.
Nasim Khan juga menyoroti potensi lonjakan penumpang menjelang Lebaran, terlebih dengan adanya momentum Hari Raya Nyepi di Bali pada 19 Maret yang diperkirakan mendorong masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.
“Kita tahu tanggal 19 ada Nyepi di Bali, sehingga masyarakat sudah mulai berangkat lebih awal untuk menghindari antrean atau kemacetan. Alhamdulillah sekarang arusnya sudah mulai terurai,” kata Nasim Khan.
Nasim Khan optimistis kesiapan infrastruktur dan koordinasi antarinstansi akan mampu menjaga kelancaran arus penyeberangan hingga puncak arus mudik dan arus balik Lebaran nanti.
Selain itu, Nasim Khan juga mendorong adanya pengembangan fasilitas di Pelabuhan Gilimanuk sebagai pelabuhan penyangga Pelabuhan Ketapang. Menurutnya, pengembangan tersebut dapat dilakukan melalui sinergi antara PT ASDP Indonesia Ferry dengan Pelindo.
“Khususnya di Gilimanuk sebagai penyangga Ketapang, ke depan bisa ada revitalisasi atau pengembangan. Nanti bisa dibicarakan dalam RDP bersama ASDP dan Pelindo agar ada sinergi antar sektor pelabuhan,” ungkap Nasim Khan.
Terkait kemungkinan penambahan dermaga di Pelabuhan Ketapang, Nasim Khan menilai kapasitas yang ada saat ini masih cukup memadai untuk melayani kebutuhan penyeberangan.
“Kalau di Banyuwangi saya kira cukup. Penambahan dermaga harus dipertimbangkan karena pada hari-hari biasa tidak selalu ramai. Yang perlu diperkuat justru di titik penyangga seperti di Gilimanuk,” kata Nasim Khan.
Nasim Khan juga mengingatkan pentingnya pengawasan terhadap kondisi armada kapal yang beroperasi di lintasan penyeberangan Ketapang–Gilimanuk, mengingat sebagian kapal telah beroperasi cukup lama.
“Kapal-kapal ini juga perlu diperhatikan. Ada yang usianya sudah sekitar 30 tahun. Pemerintah dan ASDP perlu melakukan pengecekan agar tetap safe, aman dan nyaman bagi penumpang,” pungkas Nasim Khan.




- Penulis: Haya
- Editor: Haya


Saat ini belum ada komentar