Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Konsistensi Pengelolaan Hutan, Perhutani Banyuwangi Raya Tandatangani MOU Dengan Kejari Banyuwangi

Konsistensi Pengelolaan Hutan, Perhutani Banyuwangi Raya Tandatangani MOU Dengan Kejari Banyuwangi

  • account_circle Banyuwangi1tv
  • calendar_month Sen, 24 Feb 2025
  • comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Dalam upaya penanganan masalah hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, peningkatan konsistensi pengelolaan hutan secara lestari sesuai dengan Standar Oparional Prosedur (SOP) dan kaidah-kaedah serat nilai karakteristik wilayah. KPH Banyuwangi Selatan melakukan penandatanganan Kesepakatan Bersama, Memorandum of Understanding (MOU) dengan Kejaksaan Negeri Banyuwangi.

Dihadiri sekitar 50 peserta jajaran Perhutani Banyuwangi Raya (KPH Banyuwangi Selatan, Banyuwangi Barat dan Banyuwangi Utara) dan Jajaran Kejari Banyuwangi. pada Senin 24/Februari/2025, di Dakon Resto Banyuwangi.

Kegaiatn MOU ini merupakan rangkaian kegiatan yang dijalankan oleh Perhutani rutin dilakukan, terkandung maksud untuk mengoptimalkan pelaksanaan tugas dan fungsi dalam penyelesesaian masalah hukum perdata dan tata usaha Negara, yang berada dlm willayah kerja Perhutani dan Wilayah yuridis Kejari. Dengan tujuan untuk meningkatkan efektifias penyelelesaian masalah hukum perdata dan tata usaha Negara baik didalam maupun di luar pengadilan.

Sedangkan Ruang lingkup Kesepakatan Bersama ini, merupakan bidang Hukum Perdata dan Tata Usaha Negara yang meliputi Pemberian Bantuan Hukum, Perimbangan Hukum, dan Tindakan Hukum lain, dalam rangka peningkatan kompetensi teknis agar para pihak dapat melakukan kerjasama dalam bentuk lokakarya.

Perlu di ketahui Kegiatan MOU antara Perhutani Banyuwangi raya ini berjangka waktu dua tahun, selanjutnya dapat dilakukan perpanjangan berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak.

Menurut UU No. 6 tahun 2023 tentang Penetapan PP pengganti UU No..2 tahun 2022 tentang cipta kerja sebagai Undang-undang, PP No.45 tentang Perlindungan Hutan agar Perhutani dapat terus eksis serta Perhutani tetap komitmen akan tugas sebagai Perusahaan Negara yang harus tetap profit dari aspek ekonomi, lestari pada aspek ekologi dan bemanfaat untuk masyarakat dari aspek sosial.

Dengan adanya MOU Hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara ini diharapkan semua pihak dapat saling support, mengontrol serta take and give guna keseimbangan Bersama, sehingga tujuan pembangunan kehutanan dapat berjalan sesuai harapan yakni terwujudnya hutan lestari masyarakat sejahtera.

Kajari Banyuwangi Suhardjono, SH, MH mengatakan, “kegiatan ini merupakan lanjutan apa yang sudah menjadi kesepakatan Bersama Perhutani Banyuwangi Raya Bbanyuwangi barat, Banyuwangi utara dan Banyuwangi selatan), dalam rangka memperbaharui payung hukum kerjasama kami di bidang hukum perdata dan tata usaha negara. Perjanjian dalam bentuk Kerjasama ini untuk nantinya bisa mewakili rekanan dari ketiga KPH dalam bidang hukum tersebut, baik di dalam maupun di luar pengadilan.”ucapnya

Suharjino menambahkan, “kami berharap dari apa yang sudah di laksanakan pada tahun-tahun kemarin, terutama terkait dengan peningkatan penarikan PNPB dan sharing perusahaan perhutani bisa di tingkatkan. Kedepan di tahun 2025 dengan perjanjian yang baru di tandatangani ini mudah-mudahan targetnya dapat melebihi dari yang di harapkan.”tutupnya

Sementara Administratur Perhutani KPH Banyuwangi Selatan Ir. Wahyu Dwi Hadmojo, MM mengatakan, “Dalam upaya penanganan masalah hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), pengeloaan hutan secara lestari Perhutani KPH Banyuwangi Raya (KPH BWS, BWU dan BWB) melakukan penandatangan kesepakatan Bersama atau MOU dengan Kejaksaan Neger Banyuwangi. Dengan maksud dan tujuan yakni mengoptimalkan pelaksanaan tugas daan fungsi para pihak dan penyelesaian masalah hukum perdata dan tata usaha Negara di wil kerja Perhutani & wil Yuridis Kejari baik di dalam maupun di luar pengadilan,”katanya

Wahyu menambahkan, “Sedangkan ruang lingkup kesepakatan ini merupakan bidang Datun meliputi Pemberian Bantuan Hukum, Pertimbangan Hukum dan Tindakan hukum lainya. Dengan adanya MOU Hukum bidang Perdata dan Tata Usaha Negara ini diharapkan semua pihak dapat saling support, mengontrol serta take and give guna keseimbangan, sehingga tujuan pembangunan kehutanan dapat berjalan sesuai harapan yakni terwujudnya hutan lestari masyarakat sejahtera.”pungkasnya.*

  • Penulis: Banyuwangi1tv

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemecah Batu di Songgon Diduga Hanyut Terseret Arus Sungai Badeng

    Pemecah Batu di Songgon Diduga Hanyut Terseret Arus Sungai Badeng

    • calendar_month Jum, 5 Des 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Seorang pemecah batu di Kecamatan Songgon, Banyuwangi, diduga hanyut terseret arus Sungai Badeng pada Jumat (5/12) siang. Korban diketahui bernama Ponirin (50), warga Dusun Sumberagung, Desa Sumberbulu. Insiden terjadi sekitar pukul 14.30 WIB, ketika debit air Sungai Badeng tiba-tiba meningkat akibat hujan deras yang mengguyur kawasan hulu sejak pukul 13.00 WIB. Saat peristiwa […]

  • 200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Dibagikan di Banyuwangi photo_camera 3

    200 Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Segera Dibagikan di Banyuwangi

    • calendar_month Kam, 15 Jan 2026
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Ratusan unit becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto segera dibagikan kepada para pengemudi becak lanjut usia (lansia) di Kabupaten Banyuwangi. Bantuan tersebut diharapkan mampu meringankan beban kerja sekaligus meningkatkan kesejahteraan para pengemudi becak. Sebanyak 200 unit becak listrik kini telah berada di Banyuwangi dan sedang menjalani penanganan dasar oleh mekanik sebelum disalurkan kepada […]

  • Polemik Aktivitas PT ISARU NUSANTARA Di Desa Lemahbang Dewo, Dinas Lingkungan Hidup Di Duga Tutup Mata

    Polemik Aktivitas PT ISARU NUSANTARA Di Desa Lemahbang Dewo, Dinas Lingkungan Hidup Di Duga Tutup Mata

    • calendar_month Sab, 22 Mar 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pemeritah Desa Lemahbang Dewo,Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi, seakan-akan di abaikan oleh aktivitas PT ISARU NUSANTARA, yang bergerak di bidang pengolahan pupuk organik, hal ini terbukti ketika Pemerintah Desa melayangkan surat pemberitahuan tertanggal 24 Febuari 2025, perihal permasalahan bau yang di timbulkan hingga membuat masyarakat resah, bahkan persetujuan dari lingkungan terdampakpun belum terpenuhi, Sabtu (23/3/2025). Kepala […]

  • Pelaku Penganiayaan Warga Banyuwangi Oleh WNA Asal Rusia  di Pantai Marina Boom Jadi Tersangka

    Pelaku Penganiayaan Warga Banyuwangi Oleh WNA Asal Rusia di Pantai Marina Boom Jadi Tersangka

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2026
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Kasus dugaan penganiayaan yang melibatkan warga Rusia berinisial AF (50) berlanjut dengan penetapannya sebagai tersangka. Penetapan tersangka setelah melalui proses gelar tertutup dan penyelidikan yang dilakukan oleh satresekim Polresta Banyuwangi. Sebelumnya Kasatreskrim Polresta Banyuwangi Kompol Lanang Teguh Pambudi menjelaskan, pihaknya tengah melakukan pendalaman kasus dengan mengumpulkan sejumlah barang bukti termasuk CCTV dan menghadirkan […]

  • VIDEO : FRB, FOSDA, dan KDS Rogojampi Kolaborasi Gelar Santunan Dan Pengobatan Gratis

    VIDEO : FRB, FOSDA, dan KDS Rogojampi Kolaborasi Gelar Santunan Dan Pengobatan Gratis

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Agar tidak ketinggalan berita-berita terkini, terlengkap, dan terupdate. yuk, subscribe channel youtube Banyuwangi 1 TV

  • Lestarikan Seni Tradisi, Banyuwangi Gelar Festival Sulur Kembang

    Lestarikan Seni Tradisi, Banyuwangi Gelar Festival Sulur Kembang

    • calendar_month Sen, 21 Apr 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com — Upaya menjaga dan melestarikan seni tradisional daerah terus digencarkan Pemkab Banyuwangi. Salah satu lewat pagelaran tari daerah, Festival Sulur Kembang, yang berlangsung di Gelanggang Seni dan Budaya (Gesibu) Blambangan yang berlangsung selama tiga hari, Kamis – Sabtu (17-19/4/2025). Sebanyak 197 grup tari dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP) se-Banyuwangi […]

expand_less