Upacara di Tengah Sungai Badeng, KPA Elang Raung Tanam Pohon Peringati HUT ke-81 RI
- account_circle Banyuwangi1tv
- calendar_month 19 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Foto Istimewa
Banyuwangi1tv.com – Ada cara berbeda yang dilakukan Kelompok Pecinta Alam (KPA) Elang Raung dalam memaknai HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bukan sekadar menggelar upacara, para pecinta alam ini memilih aliran Sungai Badeng di kawasan Base Camp Elang Raung, Desa Sumberbulu, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, sebagai lokasi peringatan. Senin (17/08/2026).
Di tengah aliran sungai, peserta mengikuti rangkaian upacara dengan alam sebagai latar. Setelahnya, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon yang melibatkan masyarakat, ibu-ibu tani, komunitas, hingga anak-anak Desa Sumberbulu.
Bagi KPA Elang Raung, pilihan lokasi dan rangkaian kegiatan tersebut bukan tanpa alasan. Upacara menjadi simbol penghormatan terhadap perjuangan para pendahulu, sedangkan penanaman pohon dimaknai sebagai bentuk tanggung jawab menjaga kekayaan alam yang diwariskan kepada generasi berikutnya.
Ketua KPA Elang Raung, Yusuf Sugiono, mengatakan peringatan kemerdekaan seharusnya tidak berhenti pada seremoni. Semangat kemerdekaan, menurut Yusuf Sugiono, perlu diterjemahkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan dan masyarakat.
“Kemerdekaan ini harus kita isi dengan kegiatan yang bermanfaat. Salah satunya dengan menjaga alam, menanam pohon, dan mengajak masyarakat bersama-sama merawat lingkungan,” kata Yusuf Sugiono.
Ia menambahkan, pohon yang ditanam menjadi simbol harapan agar Indonesia terus tumbuh. Upaya sederhana tersebut diharapkan menjadi investasi ekologis yang manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
“Menanam pohon adalah bentuk kecintaan kita kepada Indonesia. Kita ingin anak-anak kita nanti masih bisa menikmati sungai, hutan, dan alam yang tetap terjaga,” ujarnya.
Keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Kehadiran ibu-ibu tani, komunitas, dan anak-anak menjadikan peringatan kemerdekaan tidak hanya berlangsung secara seremonial, tetapi sekaligus menjadi ruang edukasi lingkungan.
Anak-anak diperkenalkan secara langsung pada pentingnya menjaga alam. Sementara bagi masyarakat yang aktivitasnya berkaitan erat dengan lingkungan dan sumber daya alam, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa keberlangsungan kehidupan juga bergantung pada kelestarian ekosistem.
Sungai Badeng dipilih sebagai lokasi karena memiliki nilai ekologis sekaligus menjadi bagian dari ruang hidup masyarakat. Sungai bukan hanya aliran air, tetapi memiliki fungsi penting bagi keseimbangan lingkungan. Karena itu, menjaga kawasan sungai dinilai menjadi bagian dari upaya menjaga keberlanjutan kehidupan.
Yusuf Sugiono berharap kegiatan tersebut dapat menjadi gerakan berkelanjutan, bukan sekadar agenda tahunan.
“Kami berharap kegiatan ini tidak berhenti pada peringatan HUT RI saja. Semangat menjaga lingkungan harus terus dilakukan secara bersama-sama dan berkelanjutan,” tutur Yusuf Sugiono.
Dari Sungai Badeng, pesan kemerdekaan itu hadir dalam bentuk yang sederhana namun nyata. Mengibarkan bendera menjadi simbol cinta tanah air, sementara menanam pohon menjadi ikhtiar menjaga tanah air tetap hidup bagi generasi mendatang.
Bagi KPA Elang Raung, merawat Indonesia bukan hanya tentang bagaimana kemerdekaan dirayakan, tetapi juga tentang bagaimana alam sebagai bagian dari warisan bangsa dijaga dan diwariskan dalam keadaan yang lebih baik.






- Penulis: Banyuwangi1tv
- Editor: Haya


Saat ini belum ada komentar