Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Seblang Olehsari Banyuwangi, Ritual Menari dalam Kondisi Trance Selama Tujuh Hari

Seblang Olehsari Banyuwangi, Ritual Menari dalam Kondisi Trance Selama Tujuh Hari

  • account_circle Banyuwangi1tv
  • calendar_month Sel, 8 Apr 2025
  • comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Banyuwangi dikenal dengan kekayaan seni dan budayanya. Salah satunya adalah Seblang Olehsari yang diyakini sebagai ritual bersih desa oleh warga Desa Olehsari, Kecamatan Glagah Banyuwangi.

Ritual Seblang Olehsari digelar setelah perayaan Idul Fitri, biasanya sekitar 5 Syawal. Pada ritual ini, seorang penari yang diyakini terpilih secara supranatural akan menari selama 7 (tujuh) hari dalam kondisi trance.

Pada tahun ini, Seblang diawali pada Jumat, 4 April 2025 dan bakal berlangsung hingga tujuh hari kemudian. Seblang Olehsari merupakan ritual kuno yang telah dilaksanakan sejak zaman leluhur masyarakat setempat. Penarinya merupakan keturunan dari para penari sebelumnya.

Tahun ini, penari Seblang kembali diperankan oleh Dwi Putri Ramadani (21 tahun), yang juga menjadi penari dalam beberapa tahun sebelumnya.

“Tahun ini saya kembali ditunjuk menjadi penari Seblang karena ini merupakan petunjuk dari leluhur saya,” ungkap Putri.

Dalam keadaan trance, tubuh Putri menari dengan lincah. Dia menari sambil mengenakan omprog (mahkota kepala) dari daun kelapa diiringi dengan gending-gending seblang.

“Banyuwangi sangat kaya akan tradisi adat dan budayanya yang bagi kami warga Banyuwangi ini memperkaya khazanah seni budaya Banyuwangi. Kami akan tetap berupaya melestarikan tradisi ini sebagai warisan leluhur dengan cara terus mendukung pelaksanaan ritual- ritual adat semacam ini,” kata Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Sabtu (5/4/2025).

Ritual ini mendapat animo tinggi dari warga dan wisatawan baik nusantara maupun mancanegara. Salah satunya wisatawan asal Mesir bernama Ahmed. Dia mengaku sangat terkesan dengan tradisi ritual Seblang yang baru pertama kali di saksikan olehnya.

“Ini pertama kalinya, saya sangat menikmati dan respect dengan budaya dan tradisi masyarakat disini,” kata Ahmed.

Ahmed menceritakan kalau saking kagumnya dengan tradisi Seblang, dia sampai mencoba ikut menari dengan penari Seblang, tapi ternyata dia ditolak. Pada Seblang Olehsari memang terdapat ritual “Tundik” atau menari bersama penari Seblang. Tundik dilakukan saat penari Seblang membawa sampur atau selendang untuk mengajak penonton menari bersama.

Selendang itu kemudian dilempar ke arah penonton, yang mendapatkan selendang itu kemudian wajib naik ke atas panggung untuk menari bersama Seblang.

“Saya tidak dapat selendang itu, tapi saya ingin merasakan pengalaman yang baru menari bersama Seblang, makanya saya langsung naik tapi ternyata tidak boleh. Saya minta maaf karena tidak tahu aturannya, sepertinya tahun depan saya akan kembali lagi,” ujar Ahmed.

Sementara itu Muhammad Aqil Al Munawwar, seorang pengunjung asal Kendari, Sulawesi Tenggara, mengungkapkan kekagumannya terhadap ritual ini.

“Saat pertama kali melihat Seblang memasuki lokasi, saya langsung merinding. Ketika tariannya dimulai, saya merasa ini sangat sakral. Saya harap tradisi ini terus dilestarikan,” kata Aqil.

Kepala Desa Olehsari, Joko Mukhlis, mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran pelaksanaan ritual Seblang tahun ini.

Ditambahkan dia, ritual ini digelar sebagai upaya bersih desa untuk menghindarkan desa dari marabahaya dan wabah penyakit (tolak bala).

“Saya sangat bersyukur ritual adat Seblang Olehsari tahun ini berlangsung lancar tanpa kendala. Ritual sakral ini dapat disaksikan oleh masyarakat luas, baik dari warga lokal maupun luar daerah. Kami berharap generasi muda di Olehsari terus menjaga dan melestarikan warisan leluhur ini,” ujar Joko. (*)

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polresta Banyuwangi Berhasil Amankan 4 orang Pelaku Pengeroyokan di Tegaldlimo

    Polresta Banyuwangi Berhasil Amankan 4 orang Pelaku Pengeroyokan di Tegaldlimo

    • calendar_month Sel, 31 Des 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Polresta Banyuwangi Polda Jatim berhasil mengamankan 4 remaja yang diduga pelaku kekerasan secara bersama-sama terhadap NH (16) dengan korban mengalami kekerasan yang mengakibatkan meninggal dunia. Kejadian pengeroyokan berada di lokasi salah satu pelaku di dusun Krajan, Desa Tegaldlimo, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam kejadian ini telah dilakukan pemeriksaan terhadap pelaku yakni berinisal […]

  • Kapolresta Banyuwangi Kunjungi Warga Rogojampi Terdampak Bencana Angin Kencang Yang Disertai Hujan Deras

    Kapolresta Banyuwangi Kunjungi Warga Rogojampi Terdampak Bencana Angin Kencang Yang Disertai Hujan Deras

    • calendar_month Kam, 20 Feb 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Hujan deras di sertai angin kencang yang terjadi pada Minggu 9 Februari lalu,banyak pohon tumbang dan rumah warga mengalami kerusakan di berbagai tempat di Banyuwangi. Seperti rumah Jufri warga Rogojampi ini misalnya, akibat hujan deras yang disertai angin kencang kala itu, rumah Jufri ambruk dan mengalami kerugian material hingga puluhan juta rupiah. Hari […]

  • Persewangi Banyuwangi Hadapi 32 Besar Liga 4 di Stadion Kompyang Sujana

    Persewangi Banyuwangi Hadapi 32 Besar Liga 4 di Stadion Kompyang Sujana

    • calendar_month Ming, 27 Apr 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com — Harapan suporter Persewangi untuk menyaksikan tim kebanggaan mereka berlaga di kandang sendiri pada babak 32 besar Liga 4 Nasional harus kembali tertunda. Karena keterbatasan fasilitas lapangan alternatif yang layak di Banyuwangi, Persewangi harus bermigrasi ke Stadion Kompyang Sujana di Denpasar, Bali.   Presiden Persewangi, Handoko, mengungkapkan keinginannya yang besar untuk membawa tim bermain […]

  • Dijenguk Bupati Ipuk, Maestro Gandrung Mbok Temu Lantunkan “Layar Kumendung” di RSUD Blambangan photo_camera 4

    Dijenguk Bupati Ipuk, Maestro Gandrung Mbok Temu Lantunkan “Layar Kumendung” di RSUD Blambangan

    • calendar_month Kam, 25 Des 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com –  Meski terbaring sakit di RSUD Blambangan, maestro Gandrung Banyuwangi, Mbok Temu, tetap menunjukkan semangatnya. Saat dijenguk Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani, Rabu (24/12/2025), Mbok Temu melantunkan tembang legendaris Layar Kumendung dengan penuh penghayatan. Mbok Temu dirawat sejak Senin malam (22/12/2025) akibat patah tulang panggul kiri. Ia menjalani operasi penggantian sendi panggul pada Selasa (23/12/2025). […]

  • Bocah 6 Tahun Hanyut di Sungai Sobo, Pencarian Masih Terus Dilakukan

    Bocah 6 Tahun Hanyut di Sungai Sobo, Pencarian Masih Terus Dilakukan

    • calendar_month Sen, 16 Jun 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Seorang anak laki-laki bernama Ahmad Abu Ghozali (6), warga Perumahan Sutri, RT 05 RW 03, Kelurahan Sobo, Kecamatan Sobo, dilaporkan hanyut di aliran Sungai Sobo, Minggu pagi (16/6/2025) sekitar pukul 09.30 WIB. Peristiwa bermula saat korban bermain di dekat bantaran sungai bersama temannya, Alfath. Menurut keterangan warga, saat bermain di sebuah pos dekat […]

  • Tim Gabungan Sisir Pantai Plengkung Cari Korban Kapal Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya

    Tim Gabungan Sisir Pantai Plengkung Cari Korban Kapal Tenggelam KMP Tunu Pratama Jaya

    • calendar_month Sen, 7 Jul 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Upaya pencarian korban tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya terus dilakukan oleh tim gabungan. Pada Senin, 7 Juli 2025, penyisiran dilakukan di sepanjang pantai kawasan Taman Nasional Alas Purwo (TNAP), Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, terutama di area Pantai Plengkung. Tim gabungan yang terdiri dari petugas Balai Taman Nasional Alas Purwo, Polsek, dan […]

expand_less