Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Banyuwangi Raih Dua Penghargaan Kovablik Jatim 2025, Jagoan Tani Masuk Top 9 Inovasi Terbaik

Banyuwangi Raih Dua Penghargaan Kovablik Jatim 2025, Jagoan Tani Masuk Top 9 Inovasi Terbaik

  • account_circle Banyuwangi1tv
  • calendar_month Sab, 13 Des 2025
  • comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Kabupaten Banyuwangi kembali menorehkan prestasi di bidang inovasi pelayanan publik. Dua inovasi unggulannya, Jagoan Tani dan I-Care, berhasil meraih penghargaan dalam Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (Kovablik) Jawa Timur 2025 yang diselenggarakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Inovasi Jagoan Tani meraih predikat prestisius Top 9 Outstanding Public Service Innovations 2025, sementara I-Care masuk dalam jajaran Top 45 Inovasi Pelayanan Publik.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak kepada Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono, dalam acara penyerahan Penghargaan Kovablik Jatim 2025 yang digelar di Surabaya, Jumat (12/12/2025).

Wakil Bupati Banyuwangi Mujiono menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bukti komitmen Banyuwangi dalam menghadirkan inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Kami bersyukur inovasi Banyuwangi terus mendapatkan apresiasi, baik dari pemerintah pusat maupun Provinsi Jawa Timur. Prestasi ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik di Banyuwangi,” ujar Mujiono.

Ia menjelaskan, predikat Outstanding Public Service Innovations 2025 yang diraih Jagoan Tani hanya diberikan kepada sembilan inovasi terbaik dari ratusan inovasi yang berkompetisi pada tahun ini.

“Penghargaan ini menjadi kado istimewa bagi masyarakat Banyuwangi menjelang peringatan Hari Jadi Banyuwangi (Harjaba) ke-254. Sekaligus melengkapi capaian Banyuwangi yang kembali ditetapkan sebagai daerah terinovatif se-Indonesia untuk kedelapan kalinya oleh Kemendagri,” tambahnya.

Jagoan Tani merupakan program inkubasi bagi anak-anak muda Banyuwangi yang memiliki minat dan usaha rintisan di sektor pertanian. Program ini setiap tahun diikuti ratusan pemuda untuk mengembangkan dan meningkatkan skala usaha agribisnis mereka.

Dalam pelaksanaannya, peserta mendapatkan pendampingan dari mentor profesional yang berasal dari kalangan praktisi dan akademisi. Mereka juga dikoneksikan dengan perbankan, jejaring dunia usaha, serta difasilitasi stimulus permodalan.

“Dari program Jagoan Tani telah lahir sekitar 4.000 wirausaha muda di sektor agribisnis yang mampu mengelola usaha pertanian secara lebih modern dan berdaya saing,” jelas Mujiono.

Sementara itu, I-Care merupakan inovasi layanan rujukan cepat bagi pasien stroke yang diinisiasi oleh RSUD Blambangan. Program ini bertujuan mempercepat penanganan pasien stroke agar mendapatkan layanan medis dalam masa golden period, yakni sebelum 4,5 jam sejak serangan awal.

Layanan I-Care mengintegrasikan edukasi, teknologi aplikasi, dan semangat gotong royong masyarakat. Layanan ini dapat diakses melalui superapps Smart Kampung, di mana masyarakat dapat melakukan cek mandiri risiko stroke serta memilih ambulans terdekat untuk segera menuju rumah sakit.

“Tujuannya agar pasien dapat segera tiba di rumah sakit. Dengan penanganan tepat di masa golden period, risiko cacat permanen hingga kematian dapat ditekan,” kata Mujiono.

Berdasarkan data tahun 2024, implementasi I-Care berhasil meningkatkan jumlah pasien stroke yang datang dalam masa golden period. Angka fatalitas pasien stroke turun signifikan menjadi 16,18 persen, dari sebelumnya 82 persen. Selain itu, 83,82 persen pasien dapat kembali produktif dan bekerja seperti semula.

Atas keberhasilan tersebut, sejak 2023, I-Care ditetapkan sebagai percontohan nasional layanan terintegrasi kegawatdaruratan stroke. Program ini juga telah meraih Diamond Status Award dari World Stroke Organization (WSO) sebanyak lima kali berturut-turut untuk periode 2021–2025, serta Diamond Award Indonesia Health Care Innovation Award 2023.

  • Penulis: Banyuwangi1tv
  • Editor: Haya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolresta Banyuwangi Hadiri Giat Penanaman dan Penghijauan Bersama PT BSI di Agathis Forest Licin

    Kapolresta Banyuwangi Hadiri Giat Penanaman dan Penghijauan Bersama PT BSI di Agathis Forest Licin

    • calendar_month Sab, 26 Apr 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Kapolresta Banyuwangi Kombes Pol Rama Samtama Putra,S.I.K., M.Si., M.H., bersama jajaran Forkopimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah) Kabupaten Banyuwangi menghadiri kegiatan “Ceremony Penanaman dan Penghijauan Bersama untuk Konservasi dan Rehabilitasi” yang diselenggarakan oleh PT Bumi Suksesindo (BSI), pada Sabtu (26/4/2025), di kawasan Agathis Forest, Desa Rembang, Kecamatan Licin. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen […]

  • Pesona Batu Akik Anti Tembak, Ajang Kontes Perdana di Banyuwangi Ramai Peserta

    Pesona Batu Akik Anti Tembak, Ajang Kontes Perdana di Banyuwangi Ramai Peserta

    • calendar_month Sen, 1 Sep 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Penghobi dan kolektor batu akik dan batu mulia sengaja menggelar kontes untuk menarik antusias masyarakat. Kali ini di RTH Rogojampi masuk Dusun Sidomulyo, Desa Gitik, Kecamatan Rogojampi, Banyuwangi jadi ajang unjuk kekuatan. Pasalnya, penghobi dan kolektor batu akik dan mulia mengikuti kompetisi dan uji tembak pada Minggu 31 Agustus 2025. Peserta dan kolektornya pun […]

  • Bangun Pendekatan Persuasif, Kalapas Banyuwangi Sapa Warga Binaan

    Bangun Pendekatan Persuasif, Kalapas Banyuwangi Sapa Warga Binaan

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Kalapas) Kelas IIA Banyuwangi, Mochamad Mukaffi yang baru menjabat mulai menyapa warga binaan dengan mengunjungi blok hunian, Kamis (23/1/2025). Mukaffi mengunjungi blok hunian dengan didampingi beberapa pejabat struktural. Langkah itu diambil untuk membangun pendekatan persuasif dengan warga binaan, khususnya dalam hal keamanan dan ketertiban di Lapas. Selain menyapa warga binaan […]

  • KRI Teluk Kupang-519 Merapat di Banyuwangi, Strategi TNI Urai Kemacetan Ketapang-Gilimanuk Mulai Dijalankan photo_camera 4

    KRI Teluk Kupang-519 Merapat di Banyuwangi, Strategi TNI Urai Kemacetan Ketapang-Gilimanuk Mulai Dijalankan

    • calendar_month Jum, 3 Apr 2026
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Upaya mengurai kemacetan di jalur penyeberangan Ketapang–Gilimanuk memasuki babak baru. Komandan Kodim (Dandim) 0825/Banyuwangi, Letkol Arm Triyadi Indrawijaya, S.H., M.Ap., menyambut langsung kedatangan KRI Teluk Kupang-519 di Dermaga PT Pusri, Kampung Baru, Bulusan, Kecamatan Kalipuro, Kabupaten Banyuwangi, Kamis (02/04/2026) pagi. Kedatangan kapal perang milik TNI Angkatan Laut tersebut menjadi bagian dari langkah strategis […]

  • Harga Pupuk Subsidi Meroket, Anggota DPRD Banyuwangi Minta Petani Lakukan Langkah Ini

    Harga Pupuk Subsidi Meroket, Anggota DPRD Banyuwangi Minta Petani Lakukan Langkah Ini

    • calendar_month Jum, 6 Sep 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Petani di wilayah Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Jawa Timur mengeluh soal harga pupuk subsidi yang terus meroket. Harga pupuk subsidi di wilayah itu telah melebihi harga eceran tertinggi dengan harga Rp275 ribu bahkan sampai tembus Rp300 ribu. Itupun barangnya sangat sulit. “Sudah diatas harga eceran tertinggi yang dipatok pemerintah, kasihan petani,” lontar anggota DPRD Banyuwangi, Patemo. […]

  • Abaikan Diponegoro, PSSI Jatim Pilih Stadion Tanpa Lampu

    Abaikan Diponegoro, PSSI Jatim Pilih Stadion Tanpa Lampu

    • calendar_month Sen, 17 Feb 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Kabar mengejutkan datang dari pemilihan stadion semifinal Liga 4 Jawa Timur. Asprov PSSI Jatim justru memilih Stadion Ketonggo Ngawi, yang kondisinya jauh dari kata ideal dibandingkan Stadion Diponegoro. Stadion Ketonggo bahkan tidak memiliki fasilitas lampu, menimbulkan pertanyaan besar terkait standar yang diterapkan. Keputusan ini menuai sorotan tajam dari berbagai pihak. Stadion Diponegoro sebenarnya memiliki […]

expand_less