Becak Listrik Bantuan Presiden Prabowo Tiba di Banyuwangi, Disiapkan untuk Tukang Becak Usia Lanjut
- account_circle Banyuwangi1tv
- calendar_month Sen, 12 Jan 2026
- comment 0 komentar

Sebanyak 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto untuk tukang becak telah tiba di Kabupaten Banyuwangi
Banyuwangi1tv.com – Kehadiran 200 unit becak listrik bantuan dari Presiden Prabowo Subianto membawa angin segar bagi para tukang becak lanjut usia di Kabupaten Banyuwangi. Bantuan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pekerja sektor informal yang masih bertahan mencari nafkah di tengah keterbatasan fisik. Senin, 12 Januari 2026.
Penyaluran bantuan becak listrik tersebut dilakukan melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara (GSN). Perwakilan GSN, Chandra Mahardika, memastikan bahwa seluruh unit becak listrik hampir sepenuhnya tiba di Banyuwangi.
“Banyuwangi mendapat bantuan 200 becak listrik. Sampai hari ini tinggal 20 unit yang belum datang, tapi hari ini dipastikan lengkap,” kata Chandra Mahardika.
Sebelum disalurkan, ratusan becak listrik tersebut disimpan sementara di Gedung Korpri Jalan Ahmad Yani. Penyimpanan ini bertujuan untuk menjaga keamanan unit serta memudahkan proses pendataan dan pengecekan kondisi kendaraan.
GSN bersama pemerintah daerah Banyuwangi terus melakukan pendataan calon penerima manfaat. Pendataan dilakukan dengan verifikasi langsung di lapangan agar bantuan tidak salah sasaran dan benar-benar diterima oleh tukang becak yang masih aktif bekerja.
Faktor usia menjadi ketentuan utama dalam program ini. Bantuan becak listrik diprioritaskan bagi tukang becak yang telah memasuki usia lanjut dan membutuhkan alat transportasi yang lebih ringan dibandingkan becak konvensional.
“Yang berhak menerima itu wajib tukang becak dengan usia di atas 55 tahun. Tapi untuk usia 55 sampai 60 tahun, kuotanya hanya 20, selebihnya harus usia di atas 60 tahun. Ini memang ditujukan untuk membantu para lansia pengayuh becak,” jelas Chandra Mahardika.
Selain usia, profesi sebagai tukang becak aktif juga menjadi syarat wajib. Setiap calon penerima akan dicoret dari daftar apabila tidak memenuhi kriteria tersebut.
“Kalau ternyata bukan tukang becak, langsung kami coret. SOP-nya memang seperti itu, tidak boleh salah sasaran,” tegas Chandra Mahardika.
Becak listrik bantuan Presiden Prabowo Subianto ini merupakan hasil produksi PT Pindad, Bandung. Kendaraan ini menggunakan sistem baterai dan mampu menempuh jarak sekitar 45 hingga 50 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh.
“Pengisian daya becak listrik ini dapat menggunakan listrik rumah tangga, termasuk daya 450 VA. Proses pengisian dari kondisi kosong hingga penuh membutuhkan sekitar delapan jam,” ungkap Chandra Mahardika.
Setiap unit juga dilengkapi dengan garansi satu tahun. Selama masa garansi tersebut, Yayasan Gerakan Solidaritas Nusantara akan mendampingi para penerima bantuan jika mengalami gangguan teknis.
“Kalau ada trouble selama masa garansi, nanti akan kita bantu urus dan kawal,” ujar Chandra Mahardika.
Untuk jadwal penyerahan, pihak yayasan menargetkan proses distribusi dapat dilakukan dalam bulan Januari 2026. Setelah penyerahan, para tukang becak akan mengikuti pelatihan singkat agar dapat mengoperasikan becak listrik dengan aman.
“Perkiraannya bulan ini sudah dibagikan. Setelah dibagikan para tukang becak akan kami beri pelatihan supaya bisa mengoperasikannya,” pungkas Chandra Mahardika.*
- Penulis: Banyuwangi1tv


Saat ini belum ada komentar