Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Tempuh Jalur Mediasi, Konflik Tanah Masjid Al Mukminin Desa Gintangan Berakhir Damai

Tempuh Jalur Mediasi, Konflik Tanah Masjid Al Mukminin Desa Gintangan Berakhir Damai

  • account_circle Haya
  • calendar_month Sab, 11 Okt 2025
  • comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Sengketa tanah Masjid Al Mukminin di Desa Gintangan, Kecamatan Genteng, Banyuwangi, akhirnya berakhir damai. Perselisihan antara pemegang Sertifikat Hak Milik (SHM) dan pihak pembeli tanah tersebut diselesaikan melalui jalur mediasi di Kantor Desa Gintangan, Jumat (10/10/2025).

Proses mediasi berlangsung kondusif dan penuh keakraban. Hadir dalam pertemuan tersebut antara lain Gus Lukman, putra dari Gus Nasik, serta Muhaidori yang didampingi kuasa hukumnya, Abdul Qodir. Mediasi juga disaksikan oleh unsur tiga pilar — Kepala Desa Gintangan Hardiyono, Kapolsek Rogojampi, Camat Blimbingsari — serta perwakilan PD Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banyuwangi dan Kementerian Agama Banyuwangi.

Menurut Kades Hardiyono, kesepakatan damai ini terwujud berkat iktikad baik dari kedua belah pihak. Konflik yang sempat mencuat di tengah masyarakat itu disebutnya hanya akibat kesalahpahaman.

“Alhamdulillah, sekarang telah berdamai. Hubungan kedua pihak kembali baik dan rukun. Semoga kejadian seperti ini tidak terulang lagi,” ujar Hardiyono.

Ia menegaskan, mediasi dilakukan sebagai langkah mencari solusi terbaik tanpa harus menempuh jalur hukum.

“Setiap konflik di masyarakat sebaiknya diselesaikan melalui musyawarah, bukan dengan langkah terburu-buru,” tambahnya.

Selama mediasi berlangsung, aparat gabungan dari Linmas, TNI, dan Polri turut diterjunkan untuk menjaga keamanan dan ketertiban jalannya kegiatan.

Kuasa hukum penggugat, Abdul Qodir, menjelaskan bahwa konflik berawal dari kesalahpahaman antara pemilik tanah dan pihak pengelola masjid. Dalam hasil mediasi, kliennya, Muhaidori, dengan lapang dada menyetujui kesepakatan damai.

“Pemilik tanah mengikhlaskan kepada nadzir wakaf yang terdiri dari perwakilan kedua belah pihak dan tokoh masyarakat. Harapannya, masjid dapat dikelola bersama untuk kemaslahatan umat,” ujarnya.

Sementara itu, Fathur Rohman dari PD DMI Banyuwangi menyampaikan apresiasi atas keberhasilan mediasi yang berjalan damai.

“Dengan semangat kekeluargaan dan kerukunan, konflik ini akhirnya bisa selesai dengan baik,” ungkapnya.

Dari pihak tergugat, Ahmad Sulfi menilai hasil mediasi ini sebagai kemenangan bersama.

“Perjuangan kami untuk mempertahankan masjid yang dibangun dengan gotong royong akhirnya membuahkan hasil. Kami bersyukur semuanya berakhir damai,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, kedua pihak sepakat untuk mengajukan perubahan nama pada sertifikat SHM sesuai hasil kesepakatan bersama yang akan difasilitasi oleh pihak terkait.

  • Penulis: Haya
  • Editor: Haya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Tegaldlimo Tanam Jagung Bersama Pesantren dan Warga

    Dukung Program Ketahanan Pangan, Polsek Tegaldlimo Tanam Jagung Bersama Pesantren dan Warga

    • calendar_month Rab, 6 Agu 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Guna mendukung program ketahanan pangan nasional, Polresta Banyuwangi melalui Polsek Tegaldlimo melaksanakan kegiatan tanam jagung secara serentak, Rabu 6 Agustus 2025. Penanaman jagung itu hasil kolaborasi dan sinergi Polsek Tegaldlimo dengan Pondok Pesantren Mansya’ul Huda dengan melibatkan bersama para santri Pondok Pesantren, Pemerintah Desa Kedungwungu, dan TNI. “Lokasi tanah ini merupakan lahan milik […]

  • Bupati Ipuk Lantik 34 Pejabat, Tekankan Kolaborasi di Tengah Penurunan Dana Pusat

    Bupati Ipuk Lantik 34 Pejabat, Tekankan Kolaborasi di Tengah Penurunan Dana Pusat

    • calendar_month Rab, 15 Okt 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani melantik 34 pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi. Pelantikan berlangsung di GOR Tawangalun Banyuwangi, Rabu (15/10/2025). Dalam arahannya, Bupati Ipuk meminta seluruh pejabat untuk memperkuat kolaborasi dan inovasi dalam menjalankan tugas, terutama di tengah tantangan pengurangan dana transfer pusat ke daerah (TKD). “Tahun […]

  • Dana Desa dan ADD Tak Dipotong, Bupati Banyuwangi Dorong Optimalisasi Anggaran

    Dana Desa dan ADD Tak Dipotong, Bupati Banyuwangi Dorong Optimalisasi Anggaran

    • calendar_month Kam, 17 Apr 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Di tengah efiensi anggaran pemerintah pusat, Anggaran Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tidak terdampak. Anggaran DD dan ADD tidak dipotong. Karena itu, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani meminta agar kepala desa, untuk mengoptimalkan anggaran DD dan ADD, untuk pembangunan di desa masing-masing. “Kepala desa harus bersyukur. DD dan ADD-nya tidak dipotong. […]

  • Lewat Festival Kita Bisa, Banyuwangi Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif photo_camera 4

    Lewat Festival Kita Bisa, Banyuwangi Tegaskan Komitmen Pendidikan Inklusif

    • calendar_month Sen, 15 Des 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pemerintah Kabupaten Banyuwangi terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan ruang publik yang inklusif. Salah satunya melalui Festival Kita Bisa, yang memberikan panggung bagi anak-anak penyandang disabilitas untuk mengekspresikan potensi dan prestasi mereka. Festival yang digelar di Banyuwangi Park, Sabtu (13/12/2025), tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Disabilitas Internasional yang diperingati setiap 3 Desember. […]

  • Endhog-endhogan, Tradisi Warga Banyuwangi Peringati Maulid Nabi

    Endhog-endhogan, Tradisi Warga Banyuwangi Peringati Maulid Nabi

    • calendar_month Sel, 17 Sep 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW, hampir di seluruh desa di Banyuwangi menggelar tradisi endhog-endhogan. Seperti yang terlihat di Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng, Senin (16/9/2024). Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani bersama ribuan warga tampak mengikuti pawai endhogan-endhogan. Dalam tradisi ini, telur (endhog) rebus dihias dengan bunga kertas lalu ditancapkan di pohon pisang berhias (jodhang) serta […]

  • Festival Gamelan Manggala 2025 Resmi Ditutup, Jadi Ruang Ekspresi dan Kebanggaan Budaya Nusantara

    Festival Gamelan Manggala 2025 Resmi Ditutup, Jadi Ruang Ekspresi dan Kebanggaan Budaya Nusantara

    • calendar_month Sen, 22 Sep 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Denting gamelan, riuh tari, dan sorak warga yang selama sepekan menggema di Kampung Candi, Dusun Sidorejo Wetan, Desa Yosomulyo, Kecamatan Gambiran, akhirnya berhenti pada Minggu malam (21/9/2025). Festival Gamelan Manggala (FGM) 2025 resmi ditutup, meninggalkan jejak kebersamaan sekaligus janji akan hadir kembali dengan kemeriahan lebih besar tahun depan. Festival yang berlangsung tujuh hari […]

expand_less