Pelantikan Mabigus dan Pengurus Gudep Pramuka di Lapas Banyuwangi, Wujud Pembinaan Karakter Warga Binaan
- account_circle Haya
- calendar_month Rab, 9 Jul 2025
- comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi menggelar upacara pelantikan Ketua Majelis Pembimbing Gugus Depan (Mabigus) dan Pengurus Gugus Depan (Gudep) Gerakan Pramuka, Selasa (8/7/2025), sebagai langkah strategis dalam memperkuat pembinaan karakter bagi warga binaan.
Upacara yang berlangsung di halaman Aula Sahardjo Lapas Banyuwangi ini dihadiri langsung oleh Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Banyuwangi, Mujiono, yang juga menjabat sebagai Wakil Bupati Banyuwangi, beserta jajaran pengurus Kwarcab lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, secara resmi dilantik sebagai Ketua Mabigus Pangkalan Pramuka Lapas Banyuwangi. Pelantikan juga disaksikan oleh pejabat struktural Lapas serta 25 warga binaan yang tergabung sebagai anggota aktif Gudep Pramuka.

“Melalui kegiatan kepramukaan, warga binaan dapat mengasah soft skill dan membangun kepercayaan diri sebagai bekal saat kembali ke masyarakat,” ujar Mujiono dalam sambutannya.
Kalapas Banyuwangi, I Wayan Nurasta Wibawa, menyampaikan bahwa program kepramukaan akan dilaksanakan secara rutin dua minggu sekali. Program ini menjadi bagian dari pembinaan kepribadian yang menyentuh aspek mental, spiritual, dan sosial.
“Kami juga menyiapkan pelatihan-pelatihan kepramukaan untuk mendukung peningkatan keterampilan warga binaan,” kata Wayan.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pendidikan non-formal yang bertujuan menanamkan nilai moral, disiplin, serta keterampilan sosial yang penting bagi proses reintegrasi ke masyarakat.
“Dengan pelantikan ini, Gugus Depan Pramuka resmi menjadi bagian dari sistem pembinaan di Lapas yang lebih humanis dan konstruktif,” jelasnya.
Pelaksanaan kegiatan berlangsung tertib dan penuh antusiasme. Langkah ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak sebagai inovasi dalam pembinaan narapidana yang menitikberatkan pada pendekatan edukatif dan transformatif.
“Kami berkomitmen menghadirkan pembinaan yang menjadi ruang belajar agar warga binaan tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik,” pungkas Wayan.
- Penulis: Haya


Saat ini belum ada komentar