Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Gelar Gandrung dari Masa ke Masa, Ribuan Penari Jawa–Bali Meriahkan Kompetisi Tari Gandrung Banyuwangi

Gelar Gandrung dari Masa ke Masa, Ribuan Penari Jawa–Bali Meriahkan Kompetisi Tari Gandrung Banyuwangi

  • account_circle Banyuwangi1tv
  • calendar_month Ming, 28 Des 2025
  • comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Upaya pelestarian Tari Gandrung terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi bersama para pegiat seni. Salah satunya melalui kompetisi Tari Gandrung bertajuk Festival Gandrung “Dari Masa ke Masa”, yang diikuti ribuan peserta dari berbagai daerah di Pulau Jawa dan Bali.

Festival yang digelar selama tiga hari, 24–26 Desember 2025, di Gelanggang Kesenian Banyuwangi (Gesibu) tersebut diikuti sekitar 1.500 peserta, mulai dari tingkat TK hingga SMA serta kategori umum. Peserta datang dari berbagai daerah seperti Yogyakarta, Gresik, Lumajang, Situbondo, Bondowoso, hingga Bali.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan bahwa Tari Gandrung merupakan identitas budaya Banyuwangi yang sarat nilai sejarah, filosofi, dan kebersamaan. Menurutnya, kompetisi ini bukan sekadar ajang lomba, tetapi juga bentuk nyata pelestarian warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.

“Lomba ini juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mencintai, memahami, dan mengembangkan seni tradisi Banyuwangi,” ujar Ipuk, Sabtu (27/12/2025).

Ipuk juga mengapresiasi seluruh pihak yang konsisten melakukan regenerasi penari Gandrung dan mempromosikan kesenian tersebut hingga ke tingkat nasional dan internasional.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah menginisiasi dan mendukung kegiatan ini,” tambahnya.

Inisiator sekaligus penyelenggara festival, Sabar Haryanto, menjelaskan bahwa Festival Gandrung “Dari Masa ke Masa” telah memasuki tahun ketiga penyelenggaraan dan selalu diikuti ribuan peserta setiap tahunnya.

“Sebagai pegiat seni daerah, ini adalah bentuk dukungan kami bersama pemerintah untuk terus menghidupkan dan melestarikan Gandrung, khususnya di kalangan generasi muda,” ujar Sabar yang juga Pengasuh Sanggar Tari Lang Lang Buana Banyuwangi.

Pada tahun ini, pihaknya sengaja mengundang sanggar dan komunitas tari dari luar daerah karena Tari Gandrung kini telah berkembang dan dikenal luas.

“Peserta dari luar kota cukup banyak, padahal kami hanya mengundang lewat surat. Ini menunjukkan Tari Gandrung sudah familiar dan diminati di berbagai daerah,” katanya.

Dalam kompetisi tersebut, peserta membawakan delapan variasi Tari Gandrung, yakni Gandrung Seblang Lukinto, Gandrung Gurit Mangir, Gandrung Jaran Dawuk, Gandrung Variasi, Gandrung Sri Dewi, Gandrung Kembang Menur, dan Gandrung Marsan.

“Ini juga menjadi sarana mengenalkan ragam variasi Gandrung yang berkembang sesuai konteks budaya, cerita rakyat, dan kreativitas seniman,” jelas Sabar.

Salah satu pelatih tari asal Lumajang, Nasseh, mengaku menurunkan dua grup dalam kompetisi ini. Menurutnya, Tari Gandrung sudah menjadi tarian yang cukup familiar di komunitasnya.

“Kami berlatih khusus sejak November. Tidak terlalu kesulitan karena teman-teman sudah mengenal Gandrung,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta, Ikrom, pelajar kelas IX SMPN 1 Tempeh Lumajang, mengaku bangga bisa tampil di Banyuwangi, daerah asal Tari Gandrung.

“Gerakannya susah-susah gampang saat latihan, tapi bersyukur bisa tampil dan masuk final,” ujar Ikrom yang membawakan Tari Gandrung Marsan, varian Gandrung yang ditarikan oleh penari laki-laki.

  • Penulis: Banyuwangi1tv
  • Editor: Haya

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Siswi di Banyuwangi Patah Kaki usai Terlindas Bus saat Terjatuh dari Sepeda Motor, ada Videonya diakhir Berita

    Siswi di Banyuwangi Patah Kaki usai Terlindas Bus saat Terjatuh dari Sepeda Motor, ada Videonya diakhir Berita

    • calendar_month Sel, 1 Okt 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Seorang siswa SMA di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur mengalami patah kaki setelah jatuh dari kendaraannya dan terlindas roda bus, Selasa (1/9/2024). Korban kini dirawat di RS Al-Huda Kecamatan Gambiran. Insiden tersebut terjadi di Jalan Raya Petahunan Jajag, Desa Jajag, Kecamatan Gambiran. Korban yang mengalami patah kaki adalah OOF (16) tahun, warga Desa Bulurejo, […]

  • Kodim 0825/Banyuwangi Gelar Apel Siaga Pasukan Jelang Malam Tahun Baru

    Kodim 0825/Banyuwangi Gelar Apel Siaga Pasukan Jelang Malam Tahun Baru

    • calendar_month Rab, 1 Jan 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pada Selasa tanggal 31 Desember 2024, Kodim 0825/Banyuwangi menggelar Apel Siaga Pasukan dalam rangka pengamanan jelang malam pergantian Tahun dari tahun 2024 ke tahun baru 2025 di Aula lapangan hitam Makodim 0825 jalan RA Kartini Nomor 02 Kepatihan Banyuwangi,Jawa Timur.   Kegiatan tersebut diikuti oleh Mayor Kav Suprapto Kasdim 0825/Banyuwangi, Para Perwira Staf […]

  • Masyarakat Pekon Teluk Brak Keluhkan Carut-marutnya Tata Kelola Dana Desa, Di Duga Jadi Ajang Koropsi Tahun Anggaran 2023-2024

    Masyarakat Pekon Teluk Brak Keluhkan Carut-marutnya Tata Kelola Dana Desa, Di Duga Jadi Ajang Koropsi Tahun Anggaran 2023-2024

    • calendar_month Sel, 24 Sep 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Masyarakat Pekon teluk brak, kecamatan Pematang Sawa, kabupaten Tanggamus, provinsi Lampung keluhkan atas dugaan ketidak terbukaan dalam merealisasikan anggaran dana desa dan diduga jadi ajang korupsi. Terhitung mulai dari tahun 2023, sampai dengan tahun 2024. Hal itu bukan tanpa alasan. masyarakat sebut saja (A.M, 43 tahun dusun tiga Pekon teluk berak) menceritakan atas […]

  • Reses Bersholawat di Songgon, Nasim Khan Serukan Persatuan PKB dan Soroti Potensi Ekonomi Banyuwangi photo_camera 2

    Reses Bersholawat di Songgon, Nasim Khan Serukan Persatuan PKB dan Soroti Potensi Ekonomi Banyuwangi

    • calendar_month Sen, 16 Mar 2026
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi PKB, Nasim Khan, menggelar kegiatan reses yang dikemas dalam acara bersholawat bersama masyarakat di Aula Auditorium Al Ali, Desa Balak, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, Minggu (15/3/2026) sore. Kegiatan tersebut dihadiri para tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Banyuwangi. Dalam kesempatan itu, Nasim […]

  • Ngantor di Desa, Bupati Ipuk Kagumi Gotong Royong Warga Desa Berdayakan Lansia

    Ngantor di Desa, Bupati Ipuk Kagumi Gotong Royong Warga Desa Berdayakan Lansia

    • calendar_month Sel, 10 Sep 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani kembali menjalani program Bupati Ngantor di Desa (Bunga Desa), Senin (9/9/2024). Ipuk ngantor di tiga desa di Kecamatan Giri. Di program Bunga Desa kali ini, Ipuk dibuat kagum atas semangat gotong royong warga yang berdayakan para lanjut usia (lansia). Seperti produksi telur asin milik Sai Bunawan, warga Desa Jambesari. […]

  • Target Naik Kasta Ke Liga 3, Management Persewangi Lakukan Berbagai Kebijakan

    Target Naik Kasta Ke Liga 3, Management Persewangi Lakukan Berbagai Kebijakan

    • calendar_month Sab, 15 Mar 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Kemenangan yang sudah di raih Persewangi Banyuwangi di Liga 4 Jawa Timur tidak membuat manajemen tim berpuas diri. Sebaliknya, mereka langsung tancap gas melakukan perombakan besar-besaran demi menghadapi Liga 4 Nasional. Presiden Klub, Handoko, meningkatkan target promosi naik kasta ke Liga 3 sebagai prioritas utama. “Kami tidak ingin terlena dengan kemenangan di Liga […]

expand_less