Purnawiyata MI Islamiyah Rogojampi 2026, 105 Siswa Siap Menapaki Masa Depan
- account_circle Haya
- calendar_month 13 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com –
Senyum-senyum kecil itu merekah indah di balik balutan kebaya dan jas yang mereka kenakan. Langkah demi langkah para siswa kelas VI MI Islamiyah Rogojampi berjalan penuh kebanggaan, seolah sedang menjemput gerbang baru menuju masa depan. Rabu, 20 Mei 2026, menjadi hari yang tak sekadar dikenang, tetapi juga disimpan sebagai serpihan kenangan paling hangat dalam perjalanan masa kecil mereka.
Bertempat di ballroom eL Hotel Banyuwangi, purnawiyata tahun pelajaran 2025/2026 digelar dengan mengusung tema “Merajut Asa Satukan Rasa.” Sebanyak 105 siswa mengikuti prosesi pelepasan yang berlangsung khidmat, namun tetap dipenuhi tawa dan bahagia.
Kirab wisudawan dan wisudawati menjadi pembuka perjalanan cerita hari itu. Satu per satu melangkah memasuki ruang purnawiyata, diiringi tatapan haru para orang tua yang menyaksikan anak-anak mereka tumbuh dan bersiap melanjutkan perjalanan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Tari Gandrung yang ditampilkan di awal acara seakan menjadi simbol sukacita, menyambut lembar baru kehidupan para siswa.
Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Kantor Kementerian Agama Banyuwangi, jajaran Satlantas Polresta Banyuwangi, pengawas madrasah, Kepala Desa Rogojampi, Ketua MWC NU Rogojampi, serta ratusan wali murid yang memenuhi ruangan dengan rasa bangga dan doa-doa terbaik.
Kemeriahan acara semakin terasa ketika adik-adik kelas turut ambil bagian mempersembahkan penampilan terbaik mereka. Tiga siswa tampil percaya diri membawakan acara menggunakan tiga bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Bahasa Arab. Paduan suara dan tarian yang ditampilkan menghadirkan suasana hangat, seolah menjadi pelengkap indah dari perpisahan yang penuh makna itu.
Di balik kemeriahan tersebut, MI Islamiyah Rogojampi kembali menegaskan komitmennya dalam melahirkan generasi berprestasi. Penghargaan diberikan kepada siswa terbaik di bidang akademik maupun non-akademik, mulai dari tiga lulusan terbaik, Diva MI Tahun 2026, hingga tahfidz terbaik kategori khotimin dan khotimat.
Kepala madrasah, Nur Khoriri, S.H., menyampaikan bahwa purnawiyata bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari langkah panjang menuju masa depan yang lebih luas. Sebuah perjalanan yang kelak akan membawa mereka mengenal dunia, namun tetap berpijak pada ilmu dan akhlak yang telah ditanamkan sejak dini.
Hari itu, bukan hanya tentang pelepasan seragam putih hijau atau deretan penghargaan yang dibawa pulang. Lebih dari itu, purnawiyata menjadi tentang kenangan yang tumbuh bersama waktu, tentang persahabatan yang pernah saling menguatkan, dan tentang doa-doa yang diam-diam dipanjatkan oleh para orang tua di setiap langkah anak-anak mereka.
Di balik tepuk tangan dan senyum yang mengembang, tersimpan harapan besar agar kelak para wisudawan menjadi generasi yang mampu menjaga cahaya ilmu, menebar manfaat, dan mengharumkan nama keluarga, agama, serta bangsa.






- Penulis: Haya
- Editor: Haya


Saat ini belum ada komentar