Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Berita » Jelang Lebaran, 496 Warga Binaan Lapas Banyuwangi Peroleh Remisi Khusus

Jelang Lebaran, 496 Warga Binaan Lapas Banyuwangi Peroleh Remisi Khusus

  • account_circle Banyuwangi1tv
  • calendar_month Jum, 28 Mar 2025
  • comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Sebanyak 496 Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi patut bersyukur setelah mendapatkan remisi atau pengurangan masa pidana.

Mereka mendapatkan Remisi Khusus pada perayaan Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1947 dan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah. Rinciannya 7 Warga Binaan mendapatkan remisi Nyepi dan 489 Warga Binaan mendapatkan remisi Idul Fitri.

Penyerahan Surat Keputusan (SK) remisi dilakukan secara simbolis oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, di Lapas Kelas IIA Cibinong dan diikuti melalui sambungan virtual oleh seluruh Lapas dan Rutan se-Indonesia, Jumat (28/3/2025).

Penyerahan remisi khusus dari dua hari besar keagamaan tersebut dilakukan secara serentak dikarenakan pelaksanaan Hari Raya Nyepi dan Hari Raya Idul Fitri yang berlangsung dalam waktu berdekatan.

Kepala Lapas Banyuwangi, Mochamad Mukaffi mengatakan bahwa pihaknya telah menerima Surat Keputusan (SK) Kolektif penerima remisi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Mukaffi menyebut jumlah Warga Binaan yang mendapatkan remisi sesuai dengan yang telah diusulkan. Sebelumnya, pihak Lapas Banyuwangi mengusulkan 7 Warga Binaan beragama Hindu dan 489 Warga Binaan beragama Islam untuk mendapatkan remisi khusus.

“Besaran remisi yang diterima mulai dari 15 hari hingga 1 bulan 15 hari,” terangnya.

7 Warga Binaan yang mendapatkan remisi khusus Nyepi seluruhnya merupakan RK I (pengurangan masa pidana), sedangkan untuk remisi khusus Idul Fitri, 487 Warga Binaan mendapatkan RK I, sedangkan 2 Warga Binaan mendapatkan RK II (masa pidana telah habis setelah dikurangi remisi).

“Dari dua Warga Binaan yang memperoleh RK II, hanya satu yang bisa langsung bebas karena satu Warga Binaan masih harus menjalani subsidair pidana pengganti denda,” ungkapnya.

Mukaffi mengungkapkan besaran remisi yang diperoleh berdasarkan lama masa pidana yang telah dijalani oleh Warga Binaan. Warga Binaan yang telah menjalani masa pidana selama 6 sampai 12 bulan mendapatkan remisi 15 hari. Sedangkan warga binaan yang telah menjalani masa pidana 12 bulan atau lebih mendapatkan remisi satu bulan pada tahun pertama hingga ketiga.

“Pada tahun keempat dan kelima masa pidana diberikan remisi satu bulan 15 hari dan pada tahun keenam dan seterusnya diberikan remisi dua bulan setiap tahunnya,” urainya.

Remisi hari raya merupakan remisi yang bersifat khusus, karenanya pada Hari Raya Nyepi hanya diberikan kepada Warga Binaan yang beragam Hindu, begitupun pada Hari Raya Idul Fitri remisi hanya diberikan kepada Warga Binaan yang beragama Islam.

“Untuk warga binaan yang beragama lain akan mendapatkan hak remisi khusus pada momen perayaan hari raya masing-masing,” jelasnya.

Mukaffi menegaskan, remisi yang diberikan kepada warga binaan bukan merupakan obral hukuman, namun merupakan bentuk penghargaan dan sekaligus hak yang diberikan oleh negara atas pencapaian warga binaan dalam berperilaku baik dan menerima pembinaan di Lapas.

“Hal itu juga merupakan salah satu sarana hukum yang penting dalam rangka mewujudkan tujuan sistem pemasyarakatan,” bebernya.

Untuk itu, hanya warga binaan yang telah memenuhi syarat administratif maupun substantif yang dapat diusulkan untuk mendapatkan remisi. Syarat tersebut antara lain telah menjalani masa pidana lebih dari enam bulan, tidak tercatat dalam buku catatan pelanggaran disiplin dan aktif dalam program pembinaan.

“Serta telah menunjukkan penurunan tingkat resiko berdasarkan asesmen yang dilakukan oleh Asesor Pemasyarakatan,” imbuhnya.

“Melalui pemberian remisi ini diharapkan mampu memotivasi seluruh warga binaan untuk terus menunjukkan perubahan perilaku yang lebih baik dan mengikuti pembinaan dengan maksimal,” pungkasnya.

  • Penulis: Banyuwangi1tv

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rakor Perdana, IJTI Banyuwangi Dorong Jurnalisme Positif

    Rakor Perdana, IJTI Banyuwangi Dorong Jurnalisme Positif

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pasca Musyawarah Koordinator Daerah (Muskorda) II, jajaran pengurus Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Banyuwangi periode 2025–2028 langsung tancap gas. Mereka menggelar rapat koordinasi (rakor) perdana untuk menyusun arah dan langkah strategis organisasi ke depan. Rakor yang berlangsung di Side Coffee Shop, Desa Pengatigan, Kecamatan Rogojampi, ini dihadiri jajaran inti pengurus. Mulai dari […]

  • Tertimpa Musibah Rumah Runtuh, Warga dan Polisi Songgon Cepat Tanggap Lakukan Evakuasi

    Tertimpa Musibah Rumah Runtuh, Warga dan Polisi Songgon Cepat Tanggap Lakukan Evakuasi

    • calendar_month Rab, 7 Mei 2025
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Musibah menimpa salah satu keluarga di Dusun Sumberasri, RT 02 RW 02, Desa Songgon, Kecamatan Songgon, Banyuwangi, pada Rabu pagi (7/5/2025). Sebuah rumah yang dihuni oleh dua keluarga mengalami roboh secara tiba-tiba akibat struktur yang sudah lapuk dan material atap yang tak lagi kuat menahan beban. Rumah tersebut ditempati oleh Sri Rezeki (34), […]

  • Sekolah Rakyat Berstandar Internasional Berkapasitas 1.000 Siswa Mulai Dibangun di Banyuwangi photo_camera 7

    Sekolah Rakyat Berstandar Internasional Berkapasitas 1.000 Siswa Mulai Dibangun di Banyuwangi

    • calendar_month Kam, 22 Jan 2026
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Pembangunan gedung permanen Sekolah Rakyat berstandar internasional dengan kapasitas hingga 1.000 siswa mulai dilaksanakan di Kabupaten Banyuwangi. Sekolah yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini diperuntukkan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. Pembangunan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di atas lahan seluas 7 hektare yang disediakan Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, berlokasi di Desa Blambangan, […]

  • Menanam Harapan di Petirtan Mbah Kopek, Kader PDI Perjuangan Muncar Rawat Alam dan Kehidupan photo_camera 4

    Menanam Harapan di Petirtan Mbah Kopek, Kader PDI Perjuangan Muncar Rawat Alam dan Kehidupan

    • calendar_month Sel, 27 Jan 2026
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Di bawah rimbun pepohonan petirtan Mbah Kopek, Desa Kumendung, Kecamatan Muncar, puluhan kader dan simpatisan PDI Perjuangan menanam harapan bagi alam dan generasi mendatang. Mereka menanam pohon dan menebar benih ikan, Selasa (27/1/2026), dalam sebuah aksi sederhana namun sarat makna. Kegiatan yang digelar oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Muncar ini […]

  • Wakil Presiden Gibran Disambut Antusias Warga Genteng, Meski Diguyur Hujan

    Wakil Presiden Gibran Disambut Antusias Warga Genteng, Meski Diguyur Hujan

    • calendar_month Sen, 23 Jun 2025
    • account_circle Haya
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Senin (23/6/2025). Salah satu agenda utama dalam kunjungan tersebut adalah menyapa langsung masyarakat di Kecamatan Genteng yang telah menantikan kehadirannya di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron. Meskipun diguyur hujan, ratusan warga tetap memadati area RTH Maron dengan […]

  • KPU Banyuwangi Mulai Sosialisasikan Teknis Pelaksanaan Pilkada ke Warga Binaan Lapas

    KPU Banyuwangi Mulai Sosialisasikan Teknis Pelaksanaan Pilkada ke Warga Binaan Lapas

    • calendar_month Kam, 14 Nov 2024
    • account_circle Banyuwangi1tv
    • 0Komentar

    Banyuwangi1tv.com – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banyuwangi mulai menggelar sosialisasi pemungutan dan perhitungan suara kepada Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Banyuwangi. Bertempat di Aula Sahardjo, KPU Banyuwangi melakukan sosialisasi kepada ratusan Warga Binaan, Kamis (14/11/2024). Kepala Lapas Banyuwangi, Agus Wahono menyebut sengaja meminta secara […]

expand_less