Pasca Kebakaran KMP Portlink 7 di Ketapang, Satpolairud dan Basarnas Kawal Pergeseran Kapal Demi Normalisasi Penyeberangan
- account_circle Banyuwangi1tv
- calendar_month Rab, 11 Mar 2026
- comment 0 komentar

Banyuwangi1tv.com – Proses pergeseran KMP Portlink 7 yang sebelumnya mengalami kebakaran di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, akhirnya dilakukan pada Rabu malam (11/03/2026). Pemindahan kapal tersebut dikawal langsung aparat dari Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Banyuwangi bersama tim Basarnas guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali.
Pendampingan proses pergeseran kapal dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polresta Banyuwangi bersama empat personel Satpolairud. Selain itu, sejumlah petugas dari Basarnas juga turut dilibatkan dalam kegiatan pengamanan dan pengawasan selama proses pemindahan kapal berlangsung.
Langkah ini diambil setelah kebakaran yang sempat melanda bagian atas KMP Portlink 7 berhasil dipadamkan oleh petugas. Setelah api berhasil dikendalikan, tim gabungan segera melakukan penanganan lanjutan dengan memindahkan kapal dari lokasi awalnya.
Proses pemindahan kapal dilakukan dari Dermaga MB-4 Pelabuhan Ketapang menuju Dermaga Bulusan. Pergeseran ini menjadi langkah strategis untuk mensterilkan area dermaga utama yang sebelumnya sempat terganggu akibat insiden kebakaran tersebut.
Dengan pemindahan KMP Portlink 7 ke lokasi yang lebih aman, aktivitas pelabuhan diharapkan dapat kembali berjalan normal. Hal ini terutama berkaitan dengan layanan penyeberangan utama dari Banyuwangi menuju Bali yang setiap harinya melayani mobilitas masyarakat dan kendaraan logistik.
Petugas melakukan pengamanan secara ketat selama proses pemindahan kapal berlangsung. Selain pengawasan langsung di lapangan, aparat juga memantau situasi di sekitar pelabuhan untuk memastikan tidak ada potensi gangguan yang dapat menghambat proses evakuasi kapal.
Selama proses pergeseran berlangsung, tim gabungan memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur keselamatan pelayaran. Koordinasi antara Satpolairud, Basarnas, serta pihak terkait lainnya dilakukan secara intensif agar proses berjalan lancar tanpa risiko tambahan.
Hingga proses pergeseran selesai, kondisi di sekitar Pelabuhan Ketapang dilaporkan tetap kondusif. Aktivitas masyarakat di area pelabuhan juga berangsur normal setelah sebelumnya sempat menjadi perhatian publik akibat peristiwa kebakaran tersebut.
Sebelumnya, KMP Portlink 7 dilaporkan mengalami kebakaran saat bersandar di Dermaga MB-4 Pelabuhan Ketapang. Saat itu kapal sedang bersiap melakukan pelayaran menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali.
Peristiwa tersebut sempat menyita perhatian warga sekitar serta pengguna jasa penyeberangan. Asap tebal yang membumbung dari bagian kapal membuat situasi di pelabuhan menjadi ramai dan langsung menjadi perbincangan luas di berbagai platform media sosial.
Banyak warga yang mengabadikan momen kebakaran tersebut melalui video dan foto yang kemudian beredar luas di internet. Rekaman tersebut memperlihatkan asap hitam pekat keluar dari bagian atas kapal saat proses penanganan dilakukan oleh petugas.
Meski sempat menimbulkan kekhawatiran, respons cepat dari petugas pemadam serta tim pengamanan di pelabuhan berhasil mencegah kebakaran meluas. Setelah api berhasil dipadamkan, proses penanganan berlanjut pada upaya pengamanan kapal serta pemindahan lokasi sandar.
Pihak berwenang memastikan bahwa langkah pemindahan KMP Portlink 7 merupakan bagian dari prosedur pengamanan pelabuhan agar aktivitas transportasi laut tidak terganggu. Dengan area dermaga utama kembali steril, arus kapal yang keluar masuk Pelabuhan Ketapang dapat kembali berjalan sebagaimana mestinya.
Selain itu, pengawasan juga tetap dilakukan pasca pergeseran kapal guna memastikan situasi tetap aman dan tidak menimbulkan dampak lanjutan terhadap operasional pelabuhan.
Insiden kebakaran KMP Portlink 7 ini menjadi perhatian karena Pelabuhan Ketapang merupakan jalur utama penyeberangan Jawa–Bali yang setiap harinya dilintasi ratusan kendaraan dan penumpang.
- Penulis: Banyuwangi1tv
- Editor: Haya


Saat ini belum ada komentar